- Pengguna mobil disarankan memastikan mode kendaraan telah diatur ke opsi mobil agar Google Maps memberikan rute sesuai.
- Pengguna dapat memverifikasi lebar jalan melalui fitur Street View dan Satellite View sebelum memulai perjalanan berkendara.
- Hindari mengikuti rute pintas mencurigakan serta tetap utamakan jalur utama demi keamanan navigasi selama berada di jalan.
Jalan utama biasanya memiliki garis marka yang jelas dan berwarna abu-abu gelap, sementara jalan sempit biasanya terlihat lebih pudar, tidak rata, dan dikelilingi oleh atap rumah yang rapat.
4. Cek Opsi "Route Options" dan Hindari Jalan Tol (Jika Perlu)
Terkadang, demi menghindari kemacetan di jalan tol, Google Maps akan mencarikan rute alternatif melalui jalan-jalan kecil di sekitarnya. Masuklah ke menu Settings > Navigation Settings > Route Options.
Jika Anda tidak keberatan membayar tol demi keamanan, pastikan opsi "Avoid Tolls" tidak diaktifkan. Sebaliknya, jika Anda berada di area pedesaan, cobalah mematikan opsi "Prefer Fuel-Efficient Routes".
Terkadang rute paling irit bahan bakar justru membawa Anda melewati jalanan desa yang sempit dan curam.
5. Curigai Rute "Lebih Cepat 1-2 Menit"
Google Maps sering memberikan notifikasi "A faster route is available" saat Anda sedang di perjalanan. Jangan langsung menyetujui.
Sering kali rute tersebut hanya lebih cepat 1 atau 2 menit, namun risikonya adalah melewati jalan tikus yang berliku.
Tetaplah pada jalur utama (jalan nasional atau provinsi) meskipun estimasi waktunya sedikit lebih lama. Jalan utama jauh lebih aman untuk ukuran mobil daripada memotong jalan lewat gang.
Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Bau Kabin Mobil yang Tidak Sedap, Ikuti Langkah Sederhana Ini
6. Update Aplikasi dan Gunakan Fitur "Preview Route"
Selalu pastikan aplikasi Google Maps Anda dalam versi terbaru. Google terus memperbarui data jalan, termasuk informasi mengenai lebar jalan dan klasifikasi jalan.
Sebelum mulai mengemudi, gunakan fitur Preview. Geser daftar arahan navigasi ke atas untuk melihat daftar jalan yang akan dilewati.
Jika Anda melihat nama jalan seperti "Jl. Gang..." atau jalan tanpa nama, itu adalah sinyal merah untuk segera mengganti rute.
7. Percayalah pada Intuisi dan Rambu Lalu Lintas
Teknologi tidaklah sempurna. Jika Google Maps menyuruh Anda belok ke sebuah jalan yang terlihat sangat sempit atau memiliki portal penghalang, jangan dipaksakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Daftar Harga Motor Kopling Suzuki April 2026, Pilih GSX-R150 atau Satria Terbaru?
-
Tembus Triliunan, Sehebat Apa Motor Listrik Emmo Pesanan BGN Jika Diadu Lawan Honda?
-
5 Motor Listrik dengan Baterai Swap, Anti Ribet Tanpa Cas
-
Honda BeAT Mendadak Boros Bensin, Kenali 5 Penyebabnya
-
Penyebab Ban Motor Retak Samping, Ketahui Risiko dan Cara Mencegahnya
-
Jangan Nekat Pakai Pertalite, Ini 5 Motor Matic yang Wajib Pakai Pertamax agar Mesin Tak Jebol
-
5 Pilihan Motor Trail Listrik dengan Fitur Fast Charging, Performa Tangguh
-
5 Mobil 5-Seater yang Aman Pakai Pertalite, Solusi Hemat BBM untuk Penggunaan Sehari-hari
-
Naksir Access 125? Simak Daftar Harga Motor Matic Suzuki Terbaru yang Lebih Irit dan Fitur Mumpuni
-
4 Motor Listrik Murah yang Juga Cocok untuk Operasional MBG, Bisa Jadi Alternatif