Otomotif / Motor
Jum'at, 10 April 2026 | 12:14 WIB
Pilihan warna baru Yamaha XMAX Connected untuk pasar Indonesia. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
Baca 10 detik
  • Motor matik bermesin besar wajib menggunakan Pertamax untuk menjaga performa mesin.

  • Kendaraan di atas 250 cc secara aturan dilarang menggunakan subsidi Pertalite.

  • Rasio kompresi tinggi menuntut bahan bakar oktan 92 agar tidak knocking.

Suara.com - Di tengah konflik geopolitik di Timur Tengah, isu kenaikan harga BBM khususnya non-subsidi semakin memanas.

Pada kondisi ini, Anda yang biasa menggunakan motor matic untuk aktivitas sehari-hari perlu memahami bahwa tak semua motor matic bisa menggunakan BBM jenis pertalite.

Meskipun pertalite sering kali jadi pilihan untuk menghemat BBM, motor matic bermesin canggih yang dipaksa memakai RON 90 bisa berakibat fatal.

Mulai dari mesin yang "ngelitik" (knocking), performa letoy, hingga tumpukan kerak di ruang bakar yang bikin mesin cepat jebol.

Berikut ini, daftar motor matic yang wajib memakai Pertamax atau RON 92 ke atas.

1. Yamaha XMAX (250 cc)

Skutik bongsor yang jadi idola di kelas 250cc ini secara tegas masuk dalam daftar kendaraan yang dilarang menggunakan Pertalite.

Dengan mesin Blue Core 250cc, Yamaha XMAX memiliki rasio kompresi tinggi sekitar 10,5:1 hingga 11,2:1.

Secara aturan, motor 250cc ke atas adalah target utama pembatasan BBM subsidi. Secara teknis, oktan rendah bakal bikin tarikan XMAX jadi berat.

Baca Juga: 5 Bedak Waterproof yang Tahan Lama dan Anti Luntur, Tak Perlu Repot Touch Up

2. Honda Forza (250 cc)

Lawan tangguh XMAX, yaitu Honda Forza 250 juga wajib menggunakan Pertamax atau bahkan Pertamax Turbo.

Motor CBU (impor utuh) asal Thailand ini dibekali mesin eSP+ yang sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar.

Rasio kompresinya yang tinggi menuntut pembakaran yang bersih.

Mengisi Forza dengan Pertalite hanya akan membuat fitur canggihnya terasa sia-sia karena mesin bakal cepat panas dan suara mesin jadi kasar alias knocking.

3. Yamaha TMAX (560 cc)

Load More