- Polytron mencatatkan penjualan ritel sebanyak 152 unit kendaraan selama kuartal pertama tahun 2026 di Indonesia.
- Pencapaian tersebut menempatkan Polytron pada peringkat ke-33 dalam daftar merek mobil terlaris di pasar domestik.
- Volume penjualan Polytron berhasil melampaui berbagai merek otomotif global seperti Kia, Nissan, hingga sejumlah jenama Eropa.
Suara.com - Pasar otomotif Indonesia di awal tahun 2026 menyuguhkan pemandangan yang sangat menarik dan di luar dugaan. Biasanya daftar mobil terlaris papan atas didominasi oleh nama-nama besar dari Jepang atau Korea Selatan, dan kini masih demikian.
Namun, menarik untuk memantau brand local pride yang biasanya kita temui di ruang tamu atau dapur, kini mulai unjuk gigi dan sanggup bersaing di jalan raya.
Berdasarkan data ritel terbaru dari GAIKINDO untuk periode kuartal pertama tahun ini, pergerakan angka penjualan menunjukkan bahwa peta persaingan tidak lagi hanya milik pemain lama.
Masuk 30 Besar
Sorotan utama jatuh pada performa Polytron di industri roda empat nasional. Selama periode Januari hingga Maret 2026, Polytron berhasil mencatatkan angka retail sales atau penjualan langsung ke konsumen sebanyak 152 unit.
Pencapaian ini menempatkan Polytron di peringkat ke-33 dalam daftar merek mobil terlaris di Indonesia.
Meskipun angkanya jauh jika diadu lawan raksasa di papan atas seperti Toyota atau Mitsubishi, namun pencapaian ini bisa dianggap sebagai sebuah lompatan besar bagi pemain baru di segmen otomotif.
Konsistensi Polytron dalam mendistribusikan unitnya ke tangan konsumen menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap merek lokal mulai tumbuh, meski angkanya belum bisa dibilang besar, masih tiga digit.
Brand Tenar yang Terseok-seok
Baca Juga: Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
Kejutan yang sebenarnya terlihat ketika kita membandingkan posisi Polytron dengan brand-brand global yang sudah sangat ternama. Secara mengejutkan, Polytron mampu mengungguli raksasa otomotif asal Korea Selatan, Kia.
Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026, Kia harus puas berada tepat satu peringkat di bawah Polytron, yakni di posisi ke-34 dengan total retail sales sebanyak 143 unit. Hal ini tentu menjadi catatan penting mengingat Kia adalah salah satu pemain global dengan reputasi teknologi yang kuat.
Tidak hanya dari Korea Selatan, Polytron juga berhasil menyalip merek legendaris asal Jepang, Nissan. Dalam data GAIKINDO, Nissan tercatat berada di peringkat ke-36 dengan perolehan penjualan ritel sebanyak 117 unit selama kuartal pertama 2026.
Posisi Nissan yang berada di bawah Polytron ini memperlihatkan betapa dinamisnya perubahan selera konsumen Indonesia saat ini, di mana loyalitas terhadap merek lama mulai diuji oleh kehadiran pendatang baru yang menawarkan nilai lebih.
Brand Eropa yang Main Setengah Hati
Brand-brand eksklusif dari Eropa pun tak luput dari kejutan ini. Merek raksasa asal Jerman, Volkswagen (VW), harus rela berada jauh di bawah Polytron dengan hanya mengantongi penjualan ritel sebanyak 52 unit, yang menempatkan mereka di posisi ke-43.
Berita Terkait
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Insentif Mobil Listrik Dikaji Ulang, Hyundai Berharap Ada Benefit Lebih
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan