- FKM Core 188 hadir membawa mesin bertenaga 188cc yang mutlak mengungguli performa rivalnya.
- Skutik bongsor ini dilengkapi layar TFT pintar dan dashcam ganda untuk keamanan perjalanan.
- Dijual Rp42 jutaan, motor penjelajah ini tawarkan ragam fitur mewah dengan harga kompetitif.
Suara.com - Pasar skutik adventure memanas karena dominasi Honda ADV160 kini mendapat penantang baru yang serius.
Sebuah motor pendatang baru tampil mengejutkan dengan kapasitas mesin lebih besar dan tawaran harga menggoda.
Bukan sekadar adu desain, penantang ini langsung mendobrak standar lewat fitur bawaan yang mewah. Skutik ini sudah menanamkan dashcam ganda langsung dari pabrikan untuk merekam perjalanan.
Melansir laporan 2banh.vn, kuda besi fenomenal ini bernama FKM Core 188. Kemunculan perdananya di Makina Moto Expo 2026 langsung memikat hati para pecinta roda dua.
Desain Agresif Siap Petualang
Secara sekilas, bodi bongsor FKM Core 188 memang mengingatkan kita pada lekukan khas skutik petualang asal Jepang. Namun, Core 188 tampil lebih berani dengan garis desain bersudut yang menonjolkan aura off-road.
Bagian wajah depannya terlihat sangat mengintimidasi dengan sorot lampu proyektor yang tajam. Tampilan ini makin garang berkat hadirnya lampu daytime running LED di sekelilingnya.
Pabrikan menyuguhkan tiga opsi warna elegan untuk mengakomodasi selera konsumen. Anda bisa memilih kelir putih, abu-abu, maupun hitam yang memancarkan kesan misterius.
Secara keseluruhan, motor baru ini sukses menghadirkan visual kokoh di jalanan. Proporsinya sangat pas untuk ukuran sebuah kendaraan penjelajah antar kota.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Murah untuk Pekerja Gaji UMR, Hemat dan Anti Rewel
Mesin Bertenaga Jagoan Tanjakan
Nilai jual utama FKM Core 188 tentu berada di balik bodinya yang kekar. Motor ini menggendong mesin SOHC 4 katup berkapasitas 188 cc dengan pendingin cairan.
Jantung mekanis tersebut sanggup memuntahkan daya maksimum hingga 17,7 tenaga kuda. Torsi puncaknya pun tidak main-main, tercatat menyentuh angka 15,7 Nm.
Spesifikasi di atas kertas ini jelas mengalahkan tenaga maksimum skutik penjelajah pada umumnya. Alhasil, akselerasi yang dihasilkan terasa lebih instan dan responsif.
Kelebihan tenaga ini sangat membantu saat harus melahap medan yang menantang. Motor tidak akan kedodoran meski harus mendaki bukit atau membawa beban bawaan yang berat.
Fitur Sultan Harga Bersahabat
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus