- Sebuah taksi listrik mogok di perlintasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam menyebabkan belasan korban jiwa.
- Mobil listrik sulit didorong karena aki 12 volt yang soak mengunci transmisi dan rem secara otomatis.
- Pengemudi wajib memprioritaskan keselamatan diri saat kondisi darurat, karena memaksa mendorong mobil dapat merusak sistem kelistrikan.
Jadi, Ini yang Harus Dilakukan Jika Mengalami di Perlintasan Kereta
Prioritas utama tetaplah keselamatan jiwa!
1. Langkah Paling Tepat: Tinggalkan Mobil!
Jika tanda-tanda kereta sudah mulai terdengar atau terlihat mendekat, jangan buang waktu untuk memaksakan diri mendorong. Segera selamatkan diri dan penumpang keluar dari kendaraan.
2. Coba "Jump Start" Aki 12V
Jika situasi masih aman, langkah teknis pertama yang efektif adalah mencoba memberi daya pada aki 12 volt menggunakan jump starter (power bank aki mobil).
Dengan cara ini, sistem elektronik bisa hidup kembali dan memungkinkan Anda memindahkan transmisi ke posisi Netral, sehingga mobil bisa dievakuasi.
3. Evakuasi dengan Derek Gendong
Jika mobil sudah mati total dan tidak bisa dihidupkan, jangan pernah meminta truk derek untuk menariknya dengan roda belakang menyentuh aspal.
Metode yang benar adalah dengan menggunakan truk derek flatbed (bak datar) atau dolly, di mana seluruh mobil diangkat dan tidak ada roda yang berputar.
Baca Juga: Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar
Pesan Penting untuk Pemilik Mobil Listrik
Tragedi yang baru saja terjadi mengajarkan satu hal: penanganan darurat mobil listrik benar-benar berbeda.
Aturan nomor satu adalah: Prioritaskan keselamatan jiwa di atas kendaraan. Di tempat rawan seperti perlintasan kereta, waktu sangat kritis.
Memiliki jump starter portabel dan memahami prosedur menyalakan ulang aki 12 volt adalah investasi yang sangat berharga.
Jangan sampai kelak kita terjebak dalam situasi genting hanya karena tidak tahu cara memindahkan mobil ke posisi Netral.
Tetap waspada di jalan dan selalu utamakan keselamatan, ya.
Berita Terkait
-
Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin
-
Identitas 15 Korban Meninggal dalam Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur
-
Tragedi KRL vs VinFast: Fitur Canggih Mobil Listrik yang Bikin Roda Terkunci Otomatis?
-
Lagi-lagi Taksi Listrik VinFast Green SM Alami Kecelakaan, Ini Spesifikasi Mesinnya
-
Harga dan Spesifikasi Mobil VinFast Pemicu Kecelakaan Kereta Api Bekasi, 98 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus