- Suzuki APV 2010-2012 tawarkan kabin luas dan captain seat mewah di bawah 100 juta.
- Mesin tangguh 1.500cc dan penggerak RWD membuatnya lebih hebat di tanjakan dibanding mobil murah.
- Harga pasaran mulai 70 jutaan, berikan kenyamanan maksimal tanpa harus korbankan ruang gerak penumpang.
Suara.com - Punya dana 70 jutaan kerap membuat orang terpaksa memilih mobil bekas kelas LCGC yang sempit. Padahal, ada Suzuki APV yang menawarkan kabin super lega untuk keluarga besar.
Tren data pasar mobil bekas menunjukkan pergeseran minat pembeli cerdas. Mereka kini berburu MPV lawas yang fungsional ketimbang mobil kecil tahun muda.
Banyak yang belum sadar bahwa harga bekas MPV kotak ini makin bersahabat di kantong. Padahal, Suzuki APV menyembunyikan fitur premium yang tak dimiliki mobil murah masa kini.
Ruang Tanpa Kompromi, Bebas Pegal
Dimensi mengotak membuat headroom dan legroom mobil ini sangat lapang. Tujuh hingga delapan penumpang dewasa bisa duduk nyaman tanpa perlu menekuk lutut.
Mesinnya diletakkan dengan cerdas di bawah jok baris depan. Desain ini sukses memaksimalkan kelapangan ruang interior dari tengah hingga baris paling belakang.
Kemewahan Tersembunyi Bernama Captain Seat
Jangan remehkan mobil yang dibanderol di bawah harga Rp 100 juta ini. Jika jeli memilih tipe SGX atau Luxury, Anda akan langsung dimanjakan fitur Captain Seat.
Fitur ini langsung menyulap kabin layaknya MPV kelas atas yang eksklusif. Apalagi, ada tambahan spion lipat otomatis untuk varian tertingginya tersebut.
Baca Juga: 10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
AC Menggigil dan RWD Tangguh
Membawa rombongan tentu butuh penyejuk udara yang bekerja sangat maksimal. Tenang saja, hembusan AC Double Blower miliknya dijamin rata hingga bangku baris ketiga.
Urusan performa, mesin 1.500 cc berkode G15A siap diandalkan untuk mobilitas harian. Tenaga 95 PS dan torsi 126 Nm sangat mumpuni melibas berbagai kondisi jalan.
Keunggulan utamanya ada pada sistem penggerak roda belakang (RWD). Mobil ini pantang mundur saat melewati tanjakan curam meski kabin sedang bermuatan penuh.
Bantingan Empuk ala Varian Arena
Khusus varian Arena keluaran 2007 ke atas, suspensi belakangnya sudah memakai per keong. Bantingannya terbukti jauh lebih empuk dibanding versi lama yang bersuspensi daun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya