- Kendaraan jenis MPV mendominasi pasar mobil bekas di Indonesia selama periode Januari hingga April 2026.
- Konsumen memilih model Toyota Kijang Innova dan Avanza karena kapasitas penumpang besar serta biaya perawatan ekonomis.
- Program Mega Weekend Sale hadir di berbagai kota besar pada Juni 2026 menawarkan diskon hingga 25 juta.
Suara.com - Menjelang musim libur sekolah 2026 kendaraan jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) kembali mendominasi pasar mobil bekas di Indonesia. Data internal OLX dan OLXmobbi periode Januari hingga April 2026 menunjukkan segmen ini paling banyak diminati masyarakat mengungguli SUV maupun hatchback.
Dua model legendaris yakni Toyota Kijang Innova dan Toyota Avanza tetap menjadi incaran utama bagi konsumen yang mencari mobil bekas. Kepopuleran MPV dipicu oleh kebutuhan fungsional seperti kapasitas penumpang yang besar hingga delapan orang serta biaya perawatan yang relatif ekonomis.
Direktur OLXmobbi Agung Iskandar menjelaskan tren ini menunjukkan konsumen Indonesia semakin rasional dalam menentukan pilihan.
"Data kami menunjukkan bahwa konsumen Indonesia masih sangat rasional dalam memilih kendaraan keluarga. Mereka mengutamakan kenyamanan, kapasitas penumpang, dan efisiensi biaya kepemilikan dibanding sekadar mengikuti tren. Karena itu, MPV tetap menjadi pilihan utama masyarakat menjelang musim libur sekolah. Untuk mengakomodir kebutuhan tersebut, kami menyelenggarakan Mega Weekend Sale yang menawarkan berbagai promo menarik sehingga memudahkan pelanggan mendapatkan mobil bekas berkualitas sesuai dengan kebutuhan," ujar Agung Iskandar, Jumat (5/6/2026).
Guna menyambut minat konsumen yang mencari mobil bekas jenis MPV, OLXmobbi menggelar program Mega Weekend Sale digelar pada 5 hingga 7 Juni 2026 di kota-kota besar mulai dari Jakarta, Bandung, Malang, Balikpapan, hingga Bali. Pelanggan berkesempatan mendapatkan potongan harga atau diskon sampai Rp25 juta serta penawaran uang muka mulai Rp3 juta.
Penawaran menarik lainnya mencakup cashback hingga Rp4 juta serta gratis asuransi selama satu tahun. Tersedia juga jaminan tujuh hari uang kembali dan gratis biaya jasa perawatan hingga 30.000 kilometer atau 18 bulan. Layanan tukar tambah atau trade-in mobil bekas juga tersedia dengan proses inspeksi gratis yang bisa dilakukan langsung dari rumah oleh tim ahli. Dengan berbagai keunggulan fungsional dan fleksibilitas ruang kabin, MPV terbukti tetap relevan sebagai mobil andalan liburan keluarga tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing
-
Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya
-
4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur
-
Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi
-
Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?