- Honda mengubah strategi global dengan beralih dari fokus kendaraan listrik murni menuju pengembangan teknologi mesin hybrid.
- Perusahaan mencatat kerugian sebesar 423,9 miliar yen akibat besarnya biaya pembatalan proyek kendaraan listrik pada tahun lalu.
- Manajemen menargetkan perolehan laba operasi sebesar 1,4 triliun yen pada tahun 2029 melalui optimalisasi teknologi kendaraan hybrid.
Suara.com - Honda melakukan langkah besar yang cukup mengejutkan pasar otomotif global dengan mengubah haluan strateginya secara drastis. Pabrikan asal Jepang ini secara resmi beralih fokus dari yang semula sangat agresif mempromosikan kendaraan listrik murni atau EV kini kembali memperkuat teknologi hybrid.
Langkah putar balik ini diambil setelah Honda mencatatkan kerugian fantastis sebesar 423,9 miliar yen Jepang pada tahun fiskal lalu. Rapor merah tersebut menjadi pukulan telak bagi perusahaan karena merupakan catatan kerugian pertama dalam sejarah berdirinya Honda.
Seperti dikutip dari Drive, penyebab utamanya adalah besarnya biaya yang harus ditanggung akibat pembatalan strategi kendaraan listrik sebelumnya yang dinilai terlalu membebani keuangan internal. Honda mengakui bahwa proses transisi untuk menjauh dari kendaraan listrik memang memakan biaya sangat besar mencapai 2,5 triliun yen Jepang.
Bila dirinci, kerugian Honda pada tahun fiskal terakhir mencakup 1.577,8 miliar yen akibat "kerugian terkait kendaraan listrik" yang dialami perusahaan. Meski demikian manajemen tetap optimistis bahwa fokus baru pada kendaraan hybrid akan membawa mereka membukukan rekor laba operasi hingga 1,4 triliun yen pada tahun fiskal 2029.
Penurunan performa pasar juga menjadi alasan kuat di balik perubahan haluan ini. Penjualan mobil Honda merosot 8,9 persen secara global dengan penurunan paling tajam terjadi di Tiongkok. Pasar Amerika Utara yang selama ini menjadi lumbung penjualan pun ikut melemah sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Meskipun masih dibayangi dampak negatif lanjutan sebesar 500 miliar yen hingga tahun 2027 mendatang perusahaan memperkirakan bakal segera kembali meraih keuntungan. Fokus pada hybrid dianggap sebagai jalan paling realistis untuk menyelamatkan profitabilitas perusahaan di tengah ketidakpastian pasar EV global yang semakin kompetitif dan berisiko tinggi bagi neraca keuangan mereka.
Strategi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan investor serta menstabilkan posisi Honda di peta persaingan otomotif dunia yang dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku