Otomotif / Mobil
Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB
Suzuki Ignis dipamerkan di arena IIMS 2017 di Jakarta pada April 2017 (Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi).
Baca 10 detik
  • Maruti Suzuki di India melakukan penarikan kembali unit Ignis untuk memperbaiki kerusakan sensor parkir belakang yang tidak konsisten.
  • Pihak Suzuki menawarkan penggantian komponen sensor parkir secara gratis di bengkel resmi bagi konsumen yang terdampak recall.
  • Pemilik Suzuki Ignis di Indonesia diimbau memantau informasi resmi karena belum ada kepastian unit lokal terkena dampak tersebut.

Selain mesin yang irit dengan konsumsi BBM mencapai 15 hingga 23 km per liter, fitur yang ditawarkan juga cukup kompetitif di kelasnya.

Pada varian tertinggi seperti tipe GX, Ignis sudah dilengkapi lampu utama LED dengan DRL, keyless entry dengan push start button, hingga fitur keselamatan seperti dual SRS airbags dan sistem pengereman ABS, EBD, serta Brake Assist.

Suzuki Ignis. [Dok IMX].

Meskipun unit barunya sudah tidak tersedia di dealer, Suzuki Ignis masih menjadi primadona di pasar mobil bekas karena konsumsi bahan bakarnya yang efisien dan desain yang tidak lekang oleh waktu.

Harga bekasnya saat ini cukup bervariasi tergantung pada kondisi dan tahun produksi. Untuk unit keluaran awal tahun 2017, harga dipasaran berkisar antara Rp 95 juta hingga Rp 145 juta.

Sementara itu, untuk unit yang lebih muda seperti produksi tahun 2021 hingga 2023, harganya masih terpantau stabil di angka Rp 110 juta hingga Rp 175 juta.

Status discontinue ternyata tidak membuat harga Ignis merosot tajam karena permintaannya yang tetap stabil di pasar mobil bekas.

Load More