Otomotif / Mobil
Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB
b50 apakah aman untuk kendaraan biasa (dibuat menggunakan AI)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia akan menerapkan mandatori biodiesel B50 secara nasional mulai tanggal 1 Juli 2026 mendatang.
  • Kementerian ESDM menyatakan hasil pengujian B50 menunjukkan kualitas stabilitas bahan bakar yang baik bagi berbagai mesin.
  • Implementasi B50 diklaim mengurangi emisi gas rumah kaca serta mampu menghemat devisa negara secara signifikan.

"Karakteristik biodiesel yang lebih kental dapat memengaruhi proses pembakaran. Pada kendaraan yang lebih lama, kondisi ini berpotensi menyebabkan penurunan performa dan tenaga dibandingkan ketika menggunakan solar murni."

Ia menambahkan penggunaan biodiesel juga berpotensi meningkatkan pembentukan endapan pada sistem bahan bakar apabila kualitas biodiesel tidak terjaga.

Oleh karena itu, pemilik kendaraan diesel disarankan lebih rutin memeriksa filter bahan bakar dan melakukan perawatan berkala.

Meski terdapat sejumlah tantangan teknis, Wahyudi menilai kualitas biodiesel menjadi faktor yang jauh lebih menentukan dibandingkan kebutuhan modifikasi kendaraan.

"Pengguna kendaraan pada dasarnya tidak perlu melakukan penyesuaian khusus, yang lebih penting adalah memastikan kualitas biodiesel yang beredar tetap baik dan sesuai standar,"  katanya.

Harga B50

Pemerintah memastikan penerapan mandatori biodiesel B50 tidak akan diikuti dengan kenaikan harga bahan bakar tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan harga jual B50 akan tetap mengacu pada harga B40 yang saat ini berlaku di pasaran.

Meski demikian, harga biodiesel untuk sektor industri dapat berbeda di setiap wilayah. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh lokasi distribusi dan biaya logistik.

Berdasarkan daftar harga yang dirilis salah satu penyalur BBM industri PT Pertamina Patra Niaga, yakni PT Global Nararya Multitrading (GNM), berikut harga solar industri HSD B40 untuk periode 1–14 Juni 2026.

Baca Juga: Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Area 1 yang meliputi Sumatra, Jawa, Bali, dan Madura dipatok Rp25.850 per liter, meningkat Rp100 dibandingkan periode 15–31 Mei 2026 yang berada di level Rp25.750 per liter.

Area 2 yang mencakup Kalimantan dijual Rp25.950 per liter, atau naik Rp100 dari harga sebelumnya sebesar Rp25.850 per liter.

Area 3 yang meliputi Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dibanderol Rp26.050 per liter, lebih tinggi Rp100 dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat Rp25.950 per liter.

Area 4 yang mencakup Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua memiliki harga tertinggi, yakni Rp26.200 per liter, naik Rp100 dari periode sebelumnya sebesar Rp26.100 per liter.

Karena pemerintah menyatakan harga B50 tidak akan berbeda dari B40 pada awal implementasinya, kisaran harga tersebut dapat menjadi gambaran awal biaya biodiesel yang akan berlaku setelah program B50 resmi dijalankan secara nasional.

Load More