Otomotif / Mobil
Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:48 WIB
Hyundai rilis IONIQ 3 sebagai hatchback listrik terbaru. (Foto: Hyundai)
Baca 10 detik
  • PT Hyundai Motors Indonesia menghadapi persaingan ketat dari produsen kendaraan listrik asal China di pasar otomotif nasional.
  • Chief Operating Officer HMID menegaskan kesiapan perusahaan mempertahankan pangsa pasar melalui inovasi produk yang berkelanjutan dan agresif.
  • Hyundai berencana memamerkan 14 unit kendaraan, termasuk model Ioniq 3, pada ajang pameran GIIAS tahun 2026 mendatang.

Suara.com - Pasar otomotif Indonesia sedang mengalami transformasi besar seiring hadirnya berbagai merek kendaraan listrik asal China dalam dua tahun terakhir. Kondisi ini memicu persaingan ketat yang menantang posisi pabrikan otomotif mapan seperti PT Hyundai Motors Indonesia (HMID). Meski tekanan pasar terus meningkat, raksasa otomotif asal Korea Selatan ini menyatakan kesiapannya untuk mempertahankan pangsa pasar melalui strategi produk yang agresif.

Fransiscus Soerjopranoto selaku Chief Operating Officer HMID menjelaskan bahwa kemunculan banyak kompetitor baru memang memberikan dinamika tersendiri bagi industri. Ia mengakui peta persaingan saat ini menempatkan Hyundai berhadapan langsung dengan produsen asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Kalau kita lihat 2025-2024 dengan masuknya mobil-mobil Chinese EV, seakan-akan Hyundai turun posisinya berkompetisi dengan kendaraan-kendaraan Chinese atau Chinese OEM" ujar Soerjo, Jumat (4 Juli 2026).

Namun status sebagai salah satu pionir dalam ekosistem kendaraan listrik nasional menjadi landasan kepercayaan diri bagi Hyundai. Perusahaan berkomitmen untuk tidak sekadar bertahan melainkan terus berinovasi mengikuti tren kebutuhan konsumen di Indonesia.

"Tapi jangan lupa bahwa Hyundai itu adalah pemain awal atau first mover di dalam pasar listrik di Indonesia" tegasnya.

Ia menambahkan bahwa langkah konkret perusahaan ke depan adalah memperluas portofolio produk mereka secara berkelanjutan.

"Jadi, Hyundai pastinya akan terus memperkenalkan produk-produk baru" lanjutnya.

Pada ajang GIIAS 2026 mendatang, Hyundai berencana memamerkan total 14 unit kendaraan display. Fokus utama mereka adalah memperkenalkan Hyundai Ioniq 3 yang sebelumnya sukses meluncur di pasar Eropa. Kehadiran model ini menjadi jawaban atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik yang lebih variatif.

Tidak hanya mengandalkan tenaga listrik murni, Hyundai juga menyiapkan kejutan melalui empat model baru lainnya yang mencakup segmen SUV EV, MPV EV, hingga MPV berteknologi hybrid. Selain itu sebuah prototipe mobil listrik tujuh penumpang terbaru akan diperkenalkan untuk memperkuat posisi Hyundai sebagai pemimpin inovasi di tanah air.

Baca Juga: Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal

Load More