Otomotif / Motor
Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:06 WIB
Presiden Joko Widodo mendorong pembangunan motor listrik nasional Gesits yang kini dimiliki oleh perusahaan BUMN. Presiden Prabowo Subianto karenanya keliru saat bilang bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional. [Antara]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo keliru saat menyatakan Indonesia akan segera punya motor listrik nasional dalam pidatonya di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (18/7/2026).
  • Indonesia faktanya telah memiliki beberapa merek motor listrik nasional, termasuk Gesits dan Maka Motors.
  • Kedua motor listrik tersebut merupakan karya anak bangsa yang dikembangkan serta diproduksi oleh perusahaan dalam negeri.

Produk pertama mereka Maka Cavalry diluncurkan pada tahun lalu dan mendapat sambutan cukup luas di Indonesia. Maka Motors juga sudah memiliki pusat R&D di Indonesia - sesuatu yang cukup jarang ditemukan di Tanah Air.

Maka Motors juga memiliki pabrik di Cikarang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 100.000 unit per tahun.

Tapi dalam beberapa kesempatan belum lama ini pendiri Maka Motors mengeluh penjualan motor listrik di Indonesia anjlok karena belum jelasnya kebijakan pemerintah terkait insentif.

Ia mengatakan motor listrik nasional sukar berkembang karena belum sepenuhnya didukung oleh pemerintah, termasuk dalam bentuk pemberian insentif seperti yang diberikan oleh pemerintahan sebelumnya.

CEO Maka Motors Raditya Wibowo mendesak pemerintah segera memberi kepastian terkait pembeian insentif motor listrik. [Dok Maka Motors]

Kesimpulan

Klaim Presiden Prabowo bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional adalah keliru. Indonesia sejak lama sudah punya setidaknya dua motor listrik nasional yang dibangun, dikembangkan dan diproduksi oleh anak bangsa sendiri.

Klaim Prabowo ini bisa termasuk dalam propaganda, berita bohong yang bertujuan untuk mempengaruhi dan menjaring dukungan publik.

Load More