Otomotif / Mobil
Senin, 27 Juli 2026 | 16:10 WIB
Mobil Xpeng X9 yang dirakit lokal di pabrik PT Handal Indonesia Motor di Purwarkarta, Jawa Barat pada Rabu (2/7/2025). [Dok Erajaya Active Lifestyle]
Baca 10 detik
  • Pabrikan Xpeng menarik 33.473 unit MPV listrik X9 di China akibat cacat produksi suspensi udara.
  • Komponen pegas udara depan yang kurang rapat berisiko menyebabkan kebocoran dan penurunan sasis kendaraan mendadak.
  • Xpeng berkomitmen mengganti komponen bermasalah secara gratis demi menjaga kepercayaan konsumen termasuk di pasar Indonesia.

Suara.com - Pabrikan mobil listrik asal China Xpeng harus menghadapi tantangan besar setelah mengumumkan penarikan kembali atau recall massal terhadap puluhan ribu unit MPV listrik andalan mereka Xpeng X9. Keputusan ini diambil menyusul adanya laporan mengenai potensi bahaya pada sistem suspensi udara yang bisa berdampak fatal bagi keselamatan pengemudi dan penumpang di jalan raya.

Berdasarkan data resmi dari State Administration for Market Regulation (SAMR) di China penarikan ini mencakup sebanyak 33.473 unit kendaraan yang diproduksi antara 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Masalah teknis yang ditemukan berkaitan erat dengan proses produksi komponen pegas udara depan yang tidak optimal. Hal tersebut menyebabkan tingkat kerapatan udara pada sistem suspensi menjadi lemah sehingga rentan mengalami kebocoran.

Potensi kerusakan ini semakin nyata apabila mobil digunakan di wilayah dengan suhu udara serta kelembapan tinggi dalam durasi lama. Akibat kebocoran tersebut bagian sasis kendaraan dilaporkan bisa turun secara mendadak pada satu sisi atau bahkan seluruh bagian mobil saat sedang dikendarai. Masalah ini mencuat setelah banyak pemilik X9 di wilayah Chongqing yang tengah dilanda cuaca panas ekstrem melaporkan keanehan pada suspensi mereka.

Pihak Xpeng awalnya sempat berdalih bahwa masalah tersebut hanyalah aktivasi mode perlindungan termal pada kompresor suspensi agar tidak panas berlebih. Namun melalui pengumuman recall resmi ini perusahaan akhirnya mengakui bahwa penyebab utamanya berasal dari cacat pada komponen yang memengaruhi kerapatan udara sistem suspensi. Sebagai solusinya Xpeng berkomitmen mengganti komponen pilar pegas udara depan dengan versi yang lebih sempurna secara cuma-cuma bagi seluruh unit yang terdampak.

Kabar recall ini tentu menjadi perhatian serius bagi pasar otomotif di Indonesia. Pasalnya Xpeng baru saja memulai langkah bisnisnya di tanah air dengan meluncurkan New X9 pada akhir Juni 2026 lalu. Model yang dipasarkan di Indonesia hadir dengan berbagai pembaruan teknologi dan desain dibanding versi sebelumnya. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi apakah unit yang beredar di Indonesia juga berpotensi mengalami cacat produksi yang sama seperti di negara asalnya. Langkah transparansi perusahaan sangat dinanti guna menjaga kepercayaan konsumen terhadap merek baru ini di Indonesia.

Load More