- Toyota memberikan insentif uang tunai tiga ribu dolar AS di Amerika Serikat untuk menarik pengguna mobil listrik lama beralih ke model Toyota bZ.
- Penjualan mobil listrik Toyota bZ melonjak hingga mencapai tujuh belas ribu lima ratus lima puluh tiga unit pada paruh pertama tahun dua ribu dua puluh enam.
- Peningkatan penjualan terjadi berkat adanya pembaruan signifikan pada jarak tempuh, sistem pengisian daya, dan desain kendaraan model bZ terbaru.
Suara.com - Toyota sedang menjalankan strategi agresif untuk merebut hati para pengguna mobil listrik. Pabrikan asal Jepang tersebut menawarkan uang tunai sebesar 3.000 dolar AS atau setara Rp 54 juta bagi konsumen yang bersedia beralih dari mobil listrik lama mereka ke model Toyota bZ.
Penawaran khusus ini ditujukan bagi pemilik mobil listrik produksi tahun 2020 hingga 2023. Beberapa model yang masuk dalam radar target Toyota meliputi Ford Mustang Mach-E, Hyundai Ioniq 5, Kia EV6, dan Nissan Leaf. Selain itu pengguna Tesla Model 3, Tesla Model Y, hingga Volkswagen ID.4 juga menjadi incaran utama dalam program penukaran tersebut.
Meskipun kampanye besar tersebut saat ini berfokus di wilayah Amerika Serikat, Toyota juga menyediakan berbagai skema penawaran menarik lainnya. Produsen berlogo tiga oval tersebut menawarkan pembiayaan dengan bunga nol persen selama 72 bulan serta insentif sewa yang sangat kompetitif. Toyota bahkan memberikan potongan tambahan bagi anggota militer dan lulusan perguruan tinggi sebagai bentuk apresiasi tambahan.
Strategi pemberian insentif ini terbukti membuahkan hasil positif bagi perusahaan. Penjualan Toyota bZ tercatat mengalami lonjakan yang cukup pesat. Berdasarkan data terbaru, Toyota berhasil menjual sebanyak 17.553 unit bZ pada semester pertama tahun 2026. Angka tersebut hampir mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pembaruan yang dibawa oleh crossover listrik ini. Model bZ terbaru hadir dengan peningkatan signifikan pada sisi jarak tempuh, sistem pengisian daya yang lebih cepat, serta desain keseluruhan yang jauh lebih menarik dibandingkan pendahulunya. Langkah berani Toyota ini menunjukkan ambisi besar mereka untuk menjadi pemain utama di pasar kendaraan listrik global yang semakin kompetitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Napi Narkoba Kabur Ada Kaitan dengan Pengungkapan Sabu di Bandara Pekanbaru
-
Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ
-
Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Cancel Culture Era Medsos: Kritik Membangun atau Penghakiman Massal?
-
Di Balik Manisnya Kue Pais, Ada Kisah Ketangguhan Masyarakat Adat Tidung yang Ingin Tetap Hidup?
-
Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z
-
Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?
-
Jangan Dibuang, 5 Tips Membuat Tteok dari Nasi Sisa, Irit dan Gluten Free!
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diduga Pakai Etomidate, Bareskrim Serahkan ke Paminal