- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang meminta industri otomotif merealisasikan sisa komitmen investasi kendaraan rendah emisi.
- Pemerintah mendesak penguatan rantai pasok nasional dengan melibatkan Industri Kecil dan Menengah demi fondasi kokoh.
- Indonesia didorong bertransformasi dari sekadar pasar penjualan menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan kawasan.
Suara.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta para pelaku industri otomotif nasional untuk segera mewujudkan komitmen investasi yang telah dijanjikan kepada pemerintah. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 di ICE BSD.
Hingga saat ini realisasi investasi untuk program kendaraan rendah emisi atau Low Carbon Emission Vehicle baru mencapai lebih dari Rp5,5 triliun. Angka tersebut dinilai masih jauh dari total komitmen investasi yang disepakati sebesar Rp21,2 triliun.
"Saya tentu menghargai capaian Rp5,5 triliun tersebut. Namun izinkan saya menyampaikan bahwa kami semua masih menunggu komitmen Rp21,2 triliun tersebut bisa terwujud," ujarnya pada Jumat 31 Juli 2026.
Melihat kondisi tersebut Agus memberikan tiga arahan strategis bagi seluruh agen pemegang merek dan pelaku industri otomotif. Arahan pertama adalah menuntut percepatan realisasi dana segar yang telah dijanjikan di awal program.
"Pertama, percepat realisasi komitmen investasi yang telah Bapak dan Ibu sampaikan di awal," katanya di depan para pimpinan perusahaan otomotif.
Selain soal modal pemerintah juga mendesak industri untuk memperdalam struktur rantai pasok nasional. Penguatan ini diharapkan mampu menjangkau pemasok lapis kedua hingga lapis ketiga serta melibatkan lebih banyak Industri Kecil dan Menengah. Langkah ini sangat krusial guna membangun fondasi ketahanan industri yang lebih kokoh.
Pada poin ketiga Menperin menekankan pentingnya perubahan peran Indonesia di pasar global. Ia mendorong agar produsen tidak hanya melihat Indonesia sebagai target pasar penjualan tetapi bertransformasi menjadi pusat produksi dan pengiriman kendaraan ke luar negeri.
"Jadikan industri sebagai basis produksi dan basis ekspor bagi kawasan. Jadikanlah Indonesia bukan sebagai pasar," ujarnya dengan tegas.
Guna mendukung iklim bisnis yang sehat pemerintah berkomitmen menjaga kepastian serta konsistensi kebijakan. Evaluasi dan pemantauan secara berkala akan terus dilakukan untuk membantu investor mengatasi berbagai kendala di lapangan.
Baca Juga: Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km
"Ini kami lakukan bukan dalam rangka mengawasi atau menakut-nakuti, melainkan untuk memastikan setiap komitmen memiliki jalan menuju perwujudan," kata Agus menjelaskan peran pemerintah dalam mengawal pertumbuhan industri nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Menperin Agus Gumiwang Tagih Realisasi Investasi Otomotif Rp 21,2 Triliun di GIIAS 2026
-
Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!
-
Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon
-
Bedak untuk Kulit Sawo Matang dan Berminyak, 5 Pilihan yang Bikin Wajah Tetap Matte Seharian
-
Budaya Oversharing Mulai Ditinggalkan, Bukti Gen Z Sadar Buat Jaga Privasi
-
Merapah Duka, Merangkai Asa: Lentera Kasih Anak Kanker Jogja
-
Kreator My Hero Academia Rilis Manga Horor One Shot Baru Agustus 2026
-
Arah Meja Kerja yang Baik untuk Rezeki Menurut Feng Shui, Hadap ke Mana?
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Awas Macet! Ada Zikir Kebangsaan di Monas, Ini Daftar Rekayasa Lalin dan 19 Kantong Parkir