- PT Astra Honda Motor meluncurkan motor petualang Honda NX500 seharga Rp230 juta di ajang GIIAS.
- Peluncuran motor berkonsep crossover ini bertujuan menggantikan posisi Honda CB500X yang sebelumnya sangat populer.
- Kendaraan ini mengusung inovasi teknologi Honda E-Clutch dan mesin dua silinder 471 cc yang handal.
Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan Honda NX500 sebagai motor petualang kelas menengah terbaru. Kehadirannya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS sekaligus menggantikan posisi Honda CB500X yang selama ini menjadi primadona di segmen adventure entry level.
Motor yang dipasarkan dengan harga Rp 230 juta OTR Jakarta ini mengusung perubahan nama yang memiliki makna mendalam. Technical Training Division PT Astra Honda Motor, Ade Muhajir, mengungkapkan bahwa kode NX merupakan singkatan dari New X-over.
"Nama NX diambil dari New X-over. Konsepnya adalah motor crossover yang nyaman digunakan di perkotaan, tetapi juga siap diajak bertualang di jalanan gravel," ujar Ade saat sesi pemaparan teknis di BSD, Rabu (5/8/2026).
Keputusan Honda mengubah konsep ini didasari hasil survei global yang menunjukkan pergeseran tren konsumen. Saat ini pengguna lebih membutuhkan motor adventure yang nyaman untuk mobilitas harian daripada sekadar performa off-road ekstrem. Hal tersebut mendasari penggunaan ukuran roda depan yang tetap mempertahankan dimensi kecil demi kelincahan di jalan raya.
"Kalau roda depan 21 inci lebih cocok untuk melewati obstacle off-road. Untuk konsep daily crossover, roda yang lebih kecil membuat motor lebih lincah di jalan raya, tetapi tetap mampu melibas jalan gravel," jelasnya.
Inovasi paling menonjol pada NX500 adalah penyematan teknologi Honda E-Clutch. Fitur ini memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi tanpa perlu menarik tuas kopling secara manual karena dikendalikan secara elektronik.
"Di dalam sistem E-Clutch terdapat dua motor yang menggerakkan tiga gear untuk mengoperasikan kopling sehingga perpindahan gigi menjadi lebih halus," kata Ade.
Meskipun canggih, Honda tetap mempertahankan tuas kopling konvensional agar pengendara tetap merasa nyaman. Sistem ini sangat membantu ketika menghadapi kemacetan perkotaan namun tetap memberikan kendali penuh saat dibutuhkan.
Dapur pacu motor ini mengandalkan mesin dua silinder 471 cc yang sudah teruji. Dengan rasio kompresi 10,7 banding 1, mesin ini diklaim tetap aman mengonsumsi bahan bakar oktan 90 atau sekelas Pertalite. Panel instrumen TFT terbaru juga sudah mendukung konektivitas Honda RoadSync untuk menunjang pengalaman berkendara modern.
Baca Juga: Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri