- Pembeli motor bekas harus memeriksa keabsahan BPKB dan STNK untuk mencegah risiko hukum serta penyitaan kendaraan.
- IBID - Balai Lelang Serasi menyarankan pengecekan fisik dokumen seperti hologram dan sinar ultraviolet guna menghindari dokumen palsu.
- Masyarakat dapat memverifikasi nomor rangka dan mesin secara langsung di kantor Samsat terdekat untuk memastikan legalitas kendaraan.
Suara.com - Memahami cara membedakan dokumen asli dan aspal (asli tapi palsu) bukan lagi sekadar tips tambahan, melainkan kewajiban mutlak sebelum Anda membeli motor bekas.
Berdasarkan informasi dari situs resmi IBID - Balai Lelang Serasi, mengecek keabsahan dokumen adalah langkah preventif utama agar proses balik nama di kemudian hari tidak mengalami kendala hukum.
Mengapa pengecekan ini sangat krusial dilakukan di awal? Masalah dokumen bukan hanya soal legalitas di jalan raya, tetapi juga menyangkut keamanan investasi aset Anda.
"Penting untuk mengecek keaslian BPKB dan STNK. Dengan begitu, proses balik nama berjalan mudah," tulis pihak IBID dalam situs resmi.
Tanpa dokumen yang valid, motor yang Anda beli bisa saja disita pihak kepolisian karena statusnya sebagai motor curian, dan Anda pun berisiko terseret masalah hukum sebagai penadah.
Cara Mengecek BPKB Asli
Lantas, bagaimana cara praktis membedakan BPKB yang asli dengan yang palsu? Anda bisa melakukan pengecekan secara kasat mata dengan memperhatikan detail-detail teknis berikut ini:
1. Amati Cover BPKB
BPKB asli menggunakan bahan cover yang lebih mengkilap dan memberikan kesan premium. Sebaliknya, BPKB palsu biasanya menggunakan bahan yang cenderung buram atau tidak memantulkan cahaya dengan baik.
Baca Juga: Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru
2. Terawang Hologram
Cek hologram di bagian depan. Pada dokumen asli, hologram akan tetap berwarna atau memancarkan spektrum warna saat diterawang. Jika hologram tersebut berubah warna menjadi kekuningan saat diputar, Anda patut curiga bahwa itu adalah dokumen palsu.
3. Periksa Nomor Seri
Terdapat nomor seri di bawah hologram. Meskipun informasi ini bukan untuk umum, Anda bisa mencoba mengonfirmasinya ke pihak kepolisian untuk memastikan nomor tersebut terdaftar dalam sistem mereka.
4. Identitas Pemilik
Perhatikan data pemilik kendaraan. Pemalsu sering kali hanya berfokus mengubah data spesifikasi mesin atau rangka tanpa mengubah informasi pemilik lama secara detail, sehingga sering ditemukan ketidaksinkronan data.
Berita Terkait
-
Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru
-
Ini 5 Motor Matic Ringan dan Mudah Dikendarai Mulai 4 Jutaan, Simak Saran Pakar
-
Bagaimana Cara Cek Kondisi Mesin Motor Bekas? Ini 5 Opsi Cocok untuk Antar Jemput Anak Sekolah
-
Tak Hanya Transaksi, Bank Digital Kini Mulai Salurkan Kredit Mobil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Kasus Yurizal, Pakar UGM Dorong Audit Rumah Sakit: Jangan Berhenti di Permintaan Maaf
-
Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok
-
Menko Polkam Djamari Chaniago Perintahkan Aparat Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo Agustus 2026
-
Tak Cuma Flyover Garuda Sakti, SF Hariyanto Usulkan Proyek Bangun Jembatan Siak V
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya
-
Hadapi Kemarau Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Maksimalkan Cadangan Air Bendungan Kaskade Citarum
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding