Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB
ilustrasi motor bekas (Meta AI)
  • Pembeli motor bekas harus memeriksa keabsahan BPKB dan STNK untuk mencegah risiko hukum serta penyitaan kendaraan.
  • IBID - Balai Lelang Serasi menyarankan pengecekan fisik dokumen seperti hologram dan sinar ultraviolet guna menghindari dokumen palsu.
  • Masyarakat dapat memverifikasi nomor rangka dan mesin secara langsung di kantor Samsat terdekat untuk memastikan legalitas kendaraan.

Suara.com - Memahami cara membedakan dokumen asli dan aspal (asli tapi palsu) bukan lagi sekadar tips tambahan, melainkan kewajiban mutlak sebelum Anda membeli motor bekas.

Berdasarkan informasi dari situs resmi IBID - Balai Lelang Serasi, mengecek keabsahan dokumen adalah langkah preventif utama agar proses balik nama di kemudian hari tidak mengalami kendala hukum.

Mengapa pengecekan ini sangat krusial dilakukan di awal? Masalah dokumen bukan hanya soal legalitas di jalan raya, tetapi juga menyangkut keamanan investasi aset Anda.

"Penting untuk mengecek keaslian BPKB dan STNK. Dengan begitu, proses balik nama berjalan mudah," tulis pihak IBID dalam situs resmi.

Tanpa dokumen yang valid, motor yang Anda beli bisa saja disita pihak kepolisian karena statusnya sebagai motor curian, dan Anda pun berisiko terseret masalah hukum sebagai penadah.

Cara Mengecek BPKB Asli

Ilustrassi BPKB

Lantas, bagaimana cara praktis membedakan BPKB yang asli dengan yang palsu? Anda bisa melakukan pengecekan secara kasat mata dengan memperhatikan detail-detail teknis berikut ini:

1. Amati Cover BPKB

BPKB asli menggunakan bahan cover yang lebih mengkilap dan memberikan kesan premium. Sebaliknya, BPKB palsu biasanya menggunakan bahan yang cenderung buram atau tidak memantulkan cahaya dengan baik.

2. Terawang Hologram

Cek hologram di bagian depan. Pada dokumen asli, hologram akan tetap berwarna atau memancarkan spektrum warna saat diterawang. Jika hologram tersebut berubah warna menjadi kekuningan saat diputar, Anda patut curiga bahwa itu adalah dokumen palsu.

3. Periksa Nomor Seri

Terdapat nomor seri di bawah hologram. Meskipun informasi ini bukan untuk umum, Anda bisa mencoba mengonfirmasinya ke pihak kepolisian untuk memastikan nomor tersebut terdaftar dalam sistem mereka.

4. Identitas Pemilik

Perhatikan data pemilik kendaraan. Pemalsu sering kali hanya berfokus mengubah data spesifikasi mesin atau rangka tanpa mengubah informasi pemilik lama secara detail, sehingga sering ditemukan ketidaksinkronan data.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com