Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Ini 7 Tips Aman Berkendara di Wilayah Terdampak

Minggu, 06 September 2026 | 16:20 WIB
Ilustrasi pengendara yang aman saat erupsi Gunung Anak Krakatau. Pemotor memakai masker saat melintas di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (21/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • BMKG mengimbau warga waspada sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

  • Pengendara disarankan menjaga jarak aman dan menurunkan kecepatan kendaraan.

  • Gunakan masker serta pelindung mata saat berkendara menembus abu.

Suara.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026 membuat sebaran abu vulkanik menjadi perhatian, terutama bagi pengendara yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara dan jarak pandang yang menurun.

Berdasarkan informasi BMKG, sebaran abu vulkanik terpantau mencapai lima provinsi yakni Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.

Bagi pengendara mobil maupun motor, kondisi tersebut perlu dihadapi dengan ekstra hati-hati. Apalagi, abu vulkanik bukan sekadar debu biasa.

Partikelnya dapat mengganggu jarak pandang, mengurangi daya cengkeram ban, masuk ke sistem udara kendaraan, serta mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Karena itu, jangan memaksakan perjalanan ketika kondisi memburuk.

Berikut tujuh tips aman berkendara di wilayah terdampak erupsi saat abu vulkanik menyebar seperti dikutip dari Top Gear.

1. Kurangi Kecepatan

Warga tunjukan abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu malam. (ANTARA/Desi Purnama Sari)

Jangan melaju kencang ketika melewati area yang dipenuhi abu. Selain jarak pandang berkurang, permukaan jalan dapat menjadi licin dan berpasir sehingga kendaraan lebih sulit dikendalikan.

Kecepatan rendah memberi pengendara waktu lebih panjang untuk merespons kendaraan, lubang, atau hambatan yang muncul tiba-tiba. Hindari pengereman dan manuver mendadak.

2. Perlebar Jarak dengan Kendaraan di Depan

Jaga jarak lebih jauh dari kendaraan di depan karena abu dan debu yang terangkat roda dapat semakin mengurangi visibilitas. Jarak tambahan juga memberi ruang untuk melakukan pengereman secara bertahap.

3. Gunakan Masker dan Pelindung Mata

Pengendara motor sebaiknya menggunakan masker yang mampu menyaring partikel. Disarankan menggunakan masker N95 karena diklaim efektif mencegah partikel buruk akibat abu vulkanik.

Selain itu, pengendara dapat memakai helm dengan visor tertutup untuk membantu melindungi mata dari abu vulkanik yang menyebar.

4. Gunakan Wiper Secukupnya

Jangan mengandalkan wiper untuk membersihkan kaca yang dipenuhi abu kering. Partikel abrasif dapat menggores kaca.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com