Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB
Logo Honda. (Honda Global)
  • Presiden American Honda Eiji Fujimura menyatakan perusahaan tetap mengutamakan standar kualitas di tengah persaingan teknologi cepat pada 17 September 2026.
  • Honda membentuk divisi kualitas independen untuk memastikan setiap komponen baru lolos pemeriksaan ketat sebelum digunakan pada kendaraan.
  • Eksekutif Honda Noriya Kaihara menegaskan pentingnya kecepatan penanganan masalah di pasar untuk mencegah konsumen beralih ke merek lain.

Suara.com - Honda tidak ingin mengorbankan kualitas kendaraan hanya demi mengejar perkembangan teknologi dan kecepatan pengembangan mobil yang semakin pesat, terutama di tengah persaingan dengan produsen asal China.

Perkembangan teknologi otomotif, khususnya perangkat lunak dan sistem bantuan pengemudi atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), membuat produsen dituntut menghadirkan fitur baru dalam waktu yang semakin singkat.

Presiden dan CEO American Honda, Eiji Fujimura mengatakan Honda tetap perlu mengikuti perkembangan teknologi dari para pesaingnya. Namun, identitas dan standar kualitas Honda tetap perlu diperhatikan dalam proses pengembangan kendaraan.

“Perubahan teknologi terjadi sangat cepat saat ini. Tentu kami perlu bersaing dengan para rival termasuk China dan India dalam hal perangkat lunak, ADAS, dan sebagainya. Namun untuk bersaing dengan mereka, kami perlu memikirkan ‘Siapa Honda?’,” katanya, dikutip dari Carscoops, Kamis (17 September 2026).

Menurut Fujimura, Honda tidak ingin mempercepat proses pengembangan dengan mengurangi tahapan pemeriksaan kualitas. Setiap proses harus dipastikan memenuhi standar sebelum kendaraan atau komponen masuk ke tahap berikutnya.

Honda juga memiliki divisi kualitas yang berdiri terpisah dari departemen lainnya. Wakil Presiden Eksekutif Honda, Noriya Kaihara, mengatakan struktur tersebut dibuat agar kualitas tetap menjadi prioritas dalam setiap pengembangan teknologi baru.

“setiap teknologi baru yang dikembangkan Honda harus melalui pemeriksaan dari divisi tersebut sebelum digunakan pada kendaraan. Artinya, kualitas selalu menjadi perhatian utama Honda,” kata Kaihara.

Selain menjaga kualitas sejak proses pengembangan, Honda menilai kecepatan dalam menangani masalah setelah kendaraan dipasarkan juga menjadi bagian penting untuk mempertahankan kepercayaan konsumen.

Kaihara mengatakan masalah pada kendaraan tetap bisa muncul meski seluruh proses pengembangan telah melalui pemeriksaan. Karena itu, produsen harus segera mengambil tindakan ketika ditemukan kendala di lapangan.

“Jika konsumen mendapatkan kendaraan dengan kualitas buruk dan kemudian harus menunggu lama untuk mendapatkan solusinya, dampaknya akan sangat buruk,” ujarnya.

Honda melihat kecepatan penanganan masalah menjadi semakin penting di tengah persaingan global. Pasalnya, konsumen di sejumlah pasar seperti Eropa dan Asia memiliki lebih banyak pilihan merek sehingga berpotensi beralih ke produsen lain ketika merasa tidak mendapatkan penanganan yang baik.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com