Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB
Indomobil e-Motor Sprinto. (Indomobil)
BACA 10 DETIK
  • VinFast Viper buatan Vietnam dijual di Jakarta seharga Rp22.000.000 dengan kecepatan maksimum mencapai 90 km/jam.
  • Indomobil E-Motor Sprinto rakitan lokal dibanderol Rp25.750.000 di Jadetabek dengan keunggulan fitur pengisian daya cepat.
  • Kedua motor listrik bergaya sporty tersebut menawarkan performa tinggi serta fitur fungsional untuk mobilitas komuter perkotaan.

Adu Jarak Tempuh dan Pengisian Daya

Indomobil e-Motor Sprinto. (Indomobil)

Urusan daya jelajah, VinFast Viper mengandalkan dua unit baterai 76,8 V 19,6 Ah dengan klaim jarak tempuh hingga 145 km.

Namun pada penggunaan riil komuter sejauh 39 km dengan gaya berkendara agresif, sisa baterai menyusut ke angka 46%.

Pengecasan rumahan Viper tergolong ramah daya karena hanya membutuhkan 400 watt sehingga aman untuk listrik 900 VA, meski membutuhkan waktu sekitar 9 jam untuk terisi penuh.

Adapun Indomobil Sprinto mengusung baterai tunggal berkapasitas 2,4 kWh (76,8 V 32 Ah). Saat dipakai menempuh rute pulang-pergi kantor sejauh 40 km menggunakan mode paling kencang, sisa baterai berada di kisaran 30% hingga 34%.

Nilai tambah utama Sprinto ada pada fitur fast charging 3.000 watt yang mampu mengisi baterai dari 0 ke 100% hanya dalam kurun waktu 1 hingga 1,5 jam di SPKLU.

Adu Fitur

Masuk ke adu fitur, VinFast Viper mencuri panggung berkat kehadiran Hill Start Assist (HSA) yang mampu menahan posisi motor secara otomatis saat berhenti di tanjakan.

"Motor ini juga udah punya fitur HSA, jadi kalau misalnya ada tanjakan... dia enggak akan mundur, jadi buat macet-macetan yang agak lama di tanjakan ini enak banget," sebut Randy.

Viper juga dilengkapi tombol mundur (R) serta kenop keyless modern.

Indomobil Sprinto membalas dengan aspek fungsionalitas harian. Bagasi Sprinto tergolong sangat lapang hingga muat menyimpan laptop 13 inci, jas hujan, dan perlengkapan lain.

Selain itu, Sprinto dibekali dek kaki datar yang luas untuk membawa galon air, serta kunci keyless remote lengkap dengan fitur answer back system dan illuminated ignition lock.

Plus Minus Masing-Masing

Indomobil Sprinto unggul pada akselerasi yang instan, lingkar roda ring 14 yang stabil bermanuver, ruang bagasi dan dek yang sangat akomodatif, serta kemampuan fast charging.

Namun, kekurangannya meliputi gejala throttle hesitation atau keraguan gas saat merayap di kemacetan, jam digital yang sering ter-reset, letak tombol mundur yang berdekatan dengan tombol shift di stang kanan, serta proses fast charging yang mengharuskan pengguna membongkar tutup baterai terlebih dahulu.

Di sisi lain, VinFast Viper unggul berkat fitur keselamatan HSA di tanjakan, kecepatan puncak 90 km/jam, opsi tukar baterai di BSS, dan pengisian rumahan yang hemat daya.

Kendati demikian, kekurangannya terletak pada rem belakang tromol yang terasa kurang pakem untuk motor sekencang ini, ground clearance yang tergolong rendah, karakter suspensi belakang yang kaku untuk berkendara sendiri, serta kapasitas bagasi yang minim karena tersita oleh dua unit baterai.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com