- PT Astra Honda Motor berencana mengembangkan bisnis daur ulang baterai motor listrik di Indonesia.
- Octavianus Dwi Putro menyampaikan rencana tersebut pada acara Astra Media Day di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
- AHM menggandeng perusahaan bersertifikasi global untuk mengelola limbah baterai agar tidak mengontaminasi lingkungan.
Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan akan mengembangkan bisnis daur ulang baterai motor listrik di Indonesia.
Direktur Marketing AHM Octavianus Dwi Putro mengatakan pihaknya menggandeng perusahaan pendaur ulang baterai bersertifikat internasional untuk mengelola baterai-baterai bekas motor listrik Honda di Tanah Air.
"AHM akan menampung kembali dan mempertanggungjawabkan baterai motor listrik karena sangat mengontaminasi lingkungan. Kita bekerja sama dengan perusahaan bersertifikasi kelas global," terang Octa di arena Astra Media Day di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
AHM sendiri telah memiliki tiga model motor listrik di Indonesia, sejak meluncurkan Honda EM1 e: pada 2023 lalu. Dua model motor listrik Honda yang lain adalah Icon e: dan Cuv e:
Dalam acara Astra Media Day Octa juga memaparkan bahwa penjualan sepeda motor Honda pada Januari - Agustus 2026 telah mencapai 3.347.247 unit atau naik 2,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pada periode yang sama Honda juga sudah mengekspor 150.871 unit motor utuh dan 803.620 unit komponen. Adapun negara tujuan ekspor membentang dari Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Kamboja, Jepang hingga Brasil.
Lebih lanjut ia membeberkan bahwa AHM kini mengoperasikan 6 pabrik dan 4 fasilitas pendukung di Tanah Air.
Industri sepeda motor anak usaha Astra itu juga melibatkan 671.000 orang yang tersebar di fasilitas produksi, ratusan industri pemasok tier 1, ribuan pemasok tier 2 dan 3 serta dealer, toko spare parts, bengkel yang mencapai ratusan ribu.