Mazda Kenalkan Mobil Listrik 300 Jutaan, Bikin Hyundai Ioniq 5 Ketar-ketir

Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:11 WIB
Mazda EZ-60. (Carscoops)
BACA 10 DETIK

Pabrikan Changan Mazda resmi meluncurkan pembaruan untuk SUV listrik dan hibrida Mazda EZ-60 (dikenal sebagai Mazda CX-6e di pasar ekspor). Dengan banderol harga mulai dari 17.000 Dolar AS atau sekitar Rp305 juta, keunggulan fitur dan harga terjangkau mobil listrik ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi dominasi SUV listrik konvensional seperti Hyundai Ioniq 5.

Gebrakan SUV Listrik Mazda EZ-60 dengan Banderol Rp300 Jutaan

Suara.com - Pasar kendaraan listrik global kembali diguncang oleh gebrakan pabrikan Changan Mazda yang meluncurkan pembaruan teknologi untuk SUV Mazda EZ-60 di Tiongkok.

SUV modern yang di pasar ekspor seperti Eropa dan Australia dikenal dengan nama Mazda CX-6e ini hadir dengan pembaruan canggih meski baru meluncur selama satu tahun.

Hal yang paling menyita perhatian adalah skema harganya yang sangat terjangkau. Varian terendah EREV (Extended Range Electric Vehicle, yaitu kendaraan listrik dengan mesin bensin kecil yang berfungsi khusus sebagai generator pengisi daya baterai) dibanderol mulai dari 113.900 Yuan atau setara 17.000 Dolar AS.

Jika dikonversikan ke mata uang lokal menggunakan kurs 1 Dolar AS setara Rp17.940, maka harga terendah SUV ini berada di kisaran Rp304,98 juta (sekitar Rp305 juta).

Sementara itu, varian bertengok sensor LiDAR dipasarkan mulai dari 21.700 Dolar AS (sekitar Rp389,3 juta) hingga varian tertinggi Murni Listrik (BEV) seharga 24.900 Dolar AS (sekitar Rp446,7 juta).

Banderol harga di rentang Rp300 jutaan hingga Rp400 jutaan ini tentu berpotensi membuat persaingan mobil listrik bongsor seperti Hyundai Ioniq 5 makin ketat.

Fitur Otonom Canggih Berteknologi LiDAR dan Sensor Melimpah

Mazda EZ-60. (Carscoops)

Daya tarik utama pembaruan Mazda EZ-60 terletak pada hadirnya sensor LiDAR (Light Detection and Ranging, yaitu teknologi pemindai cahaya laser untuk memetakan lingkungan sekitar secara presisi) yang terpasang di bagian atap.

Sensor canggih ini dipadukan dengan 3 radar gelombang milimeter, 12 sensor ultrasonik, dan 11 kamera berdefinisi tinggi untuk memantau area sekeliling kendaraan secara terus-menerus.

Kombinasi sensor melimpah tersebut mendukung fitur bantuan berkemudi semi-otonom Navigation-on-Autopilot (NOA) pada kecepatan hingga 130 km/jam di jalan tol dan 80 km/jam di area perkotaan.

Sistem otonom Level 2+ ini sanggup menangani persimpangan bundaran, jalan layang, berpindah jalur secara otomatis, berputar balik, hingga parkir otomatis dengan memori yang ditingkatkan.

Pihak Mazda bahkan telah menguji keandalan sistem ini dalam situasi berbahaya seperti berkendara malam hari di tengah hujan lebat hingga melintasi jalanan pegunungan yang sempit.

Kemewahan Kabin dan Pilihan Dapur Pacu Murni Listrik atau EREV

Mazda EZ-60. (Carscoops)

Meskipun bodi luar sepanjang 4.850 mm tidak mengalami perubahan desain yang drastis, sektor interior Mazda EZ-60 menyajikan kemewahan tingkat tinggi.

Kabinnya dibekali layar hiburan raksasa berukuran 26,45 inci yang membentang hingga ke sisi penumpang depan, sembilan kantong udara (airbag), serta opsi pameran layar Head-Up Display berbasis Augmented Reality (AR) berukuran 50 inci hingga 100 inci.

Kenyamanan makin dimanjakan oleh sepasang kursi zero-gravity depan dengan fungsi pijat 8 titik yang dapat direbahkan hingga 120 derajat menjadi tempat tidur.

Sektor dapur pacu mengandalkan arsitektur EPA1 buatan Changan dengan motor listrik belakang bertenaga 255 hp (190 kW).

Varian listrik murni (BEV) dibekali baterai berkapasitas 77,94 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 600 km berdasarkan pengujian CLTC.

Sementara varian EREV menambahkan mesin bensin 1.5-liter bertenaga 97 hp yang berfungsi khusus sebagai generator pengisi daya baterai 31,73 kWh, sehingga sanggup menjelajah jarak total hingga 1.301 km.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Berapa harga Mazda EZ-60 jika dikonversi ke mata uang Rupiah?
A: Varian termurah EREV dibanderol mulai 17.000 Dolar AS atau sekitar Rp305 juta, sedangkan varian tertinggi BEV seharga 24.900 Dolar AS atau sekitar Rp446,7 juta.

Q: Apa keunggulan teknologi LiDAR pada Mazda EZ-60?
A: Teknologi LiDAR dan gabungan puluhan sensor memungkinkan mobil mengoperasikan fitur kemudi semi-otonom Level 2+ untuk berpindah jalur, berputar balik, hingga parkir otomatis.

Q: Berapa jarak tempuh maksimal Mazda EZ-60 varian listrik murni (BEV)?
A: Varian BEV dengan baterai 77,94 kWh mampu menempuh jarak hingga 600 km berdasarkan standar pengujian CLTC.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com