- Lonjakan harga bahan bakar minyak di Amerika Serikat mendorong kebangkitan pasar mobil listrik.
- Tesla menyalurkan 486.532 unit dan Rivian mencatatkan pengiriman 19.248 unit pada kuartal ketiga.
- Penjualan merek lain seperti Hyundai dan General Motors masih mengalami koreksi secara tahunan.
Suara.com - Pasar mobil listrik di Amerika Serikat mulai menunjukkan sinyal kebangkitan setelah sempat mengalami tren perlambatan. Lonjakan harga bahan bakar minyak menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat kembali melirik kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Beberapa produsen otomotif mencatat volume pengiriman unit yang melampaui estimasi pasar. Merek mobil listrik Rivian membukukan pengiriman sebanyak 19.248 unit pada kuartal ketiga.
Hasil positif turut dibukukan oleh Tesla. Produsen asal Negeri Paman Sam tersebut berhasil menyalurkan 486.532 unit kendaraan ke konsumen. Catatan ini melampaui proyeksi awal para pengamat yang berada di kisaran 464.000 unit.
Analis dari TD Cowen, Itay Michaeli, menilai dinamika ini membuka peluang besar bagi akselerasi industri kendaraan ramah lingkungan. Menurut pandangannya, kombinasi antara mahalnya harga BBM serta pesatnya pembaruan teknologi kemudi otonom bakal menjadi daya tarik mendasar bagi calon pembeli.
Dorongan permintaan juga dirasakan langsung oleh jaringan distribusi. Presiden dan CEO Hyundai Motor America, Randy Parker, mengatakan semakin banyak dealer yang meminta tambahan stok mobil listrik seiring tingginya harga bahan bakar.
Kendati pengiriman beberapa merek besar meningkat, performa penjualan secara menyeluruh belum sepenuhnya kembali ke level optimal. Tantangan teknis dan penyerapan pasar masih membayangi lini produk tertentu.
Laporan penjualan Hyundai Ioniq 5 di pasar AS pada September lalu berada di angka 2.928 unit. Jumlah tersebut mencatatkan koreksi sebesar 65 persen jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang menyentuh 8.408 unit.
Koreksi tahunan tersebut membuat total akumulasi penjualan Ioniq 5 sepanjang tahun berjalan tertekan hingga 53 persen ke angka 31.112 unit. Sementara itu, lini Hyundai Ioniq 9 mencatatkan penyaluran sebanyak 374 unit pada September atau terkoreksi 65 persen secara tahunan.
Tren serupa melanda portofolio listrik milik General Motors. Penjualan Cadillac Lyriq terpangkas 50,2 persen, Chevrolet Blazer EV merosot 84,4 persen, dan Chevrolet Equinox EV mencatatkan penurunan hingga 92,4 persen dibanding kurun waktu yang sama tahun lalu.
Sinyal positif yang bermunculan menandakan momentum awal pemulihan. Meski demikian, tingginya harga BBM dan hadirnya fitur otonom masih membutuhkan waktu untuk memulihkan seluruh volume penjualan secara menyeluruh.