- Pembalap Toprak Razgatlioglu mengunjungi SMA Negeri 3 Mataram pada 7 Oktober 2026 untuk acara Meet and Greet Yamaha.
- Kegiatan tersebut menghadirkan aksi freestyle dan sambutan meriah dari para pelajar menjelang balapan MotoGP Mandalika.
- Yamaha Indonesia berharap kunjungan ini mampu memotivasi dan menginspirasi para pelajar untuk meraih cita-cita masa depan.
Suara.com - Pembalap Prima Pramac Yamaha MotoGP, Toprak Razgatlioglu, menyambangi SMA Negeri 3 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda rutin Meet and Greet Rider Yamaha MotoGP yang digelar PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menjelang balapan di Sirkuit Mandalika.
Ajang interaksi ini menjadi kali kedua bagi pembalap asal Turki tersebut mendatangi sekolah di Indonesia, setelah sebelumnya berkunjung ke SMK Negeri 39 Jakarta Pusat pada awal tahun.
Suasana di SMA Negeri 3 Mataram berlangsung meriah saat Toprak mencicipi makanan khas ketoprak serta menunjukkan aksi freestyle riding menggunakan Yamaha R15 di hadapan para siswa.
"Saya ingat ke Jakarta mengunjungi sekolah dan disambut sangat ramah, semua bergembira bersama. Sekarang di sini (Mataram) acara juga menyenangkan, senang bisa berbagi pengalaman balapan dan bertemu anak-anak sekolah. Mereka menyemangati saya untuk race di Mandalika weekend ini, terimakasih untuk supportnya. Selalu penuh dengan energi positif saat seri MotoGP di Indonesia," ungkap Toprak Razgatlioglu, Kamis (8/10/2026).
Akhir pekan ini menjadi pengalaman perdana Toprak menjajal lintasan Mandalika dalam ajang MotoGP, meski ia sudah pernah membalap di sirkuit tersebut saat berkompetisi pada kejuaraan World Superbike.
Pihak manajemen Yamaha Indonesia berharap kedatangan juara dunia balap motor ini dapat memberikan dorongan motivasi bagi para pelajar.
”Dalam dua tahun terakhir kami menggelar Meet & Greet Rider Yamaha MotoGP di sekolah Mataram menjelang seri Mandalika. Acara ini jadi magnet yang menarik atensi kuat dari para pelajar yang juga familiar dengan pembalap Yamaha MotoGP. Kami menghadirkan lagi Toprak Razgatlolu di sekolah, dia sosok yang digemari dan selalu disambut meriah. Kami harapkan cerita perjalanan karirnya sebagai pembalap dapat menginspirasi untuk meraih cita-cita di masa depan,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.