BNPB: 50 Persen Karhutla Ada di Kalteng, Intip Koleksi Mobil Mewah Gubernur Agustiar Sabran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:44 WIB
Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/foc]
BACA 10 DETIK
  • Berdasarkan data BNPB per 20 Oktober, lahan terbakar di Kalimantan Tengah mencapai 50 persen dari total wilayah terdampak nasional.
  • Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp164,18 miliar tanpa catatan utang dalam LHKPN KPK.
  • Aksi penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat dan celetukan viral sang gubernur memicu kritik serta demonstrasi mahasiswa di kantornya.

Sementara itu, Jeep Gladiator Rubicon 2020 mengandalkan mesin V6 3.6 liter yang menghasilkan tenaga 285 hp (212,5 kW) dan torsi 353 Nm.

Kendaraan double cabin ini menggunakan transmisi otomatis 8 percepatan dan sistem penggerak 4x4 part-time Rock-Trac NV241OR dengan low range ratio 4.0. Panjang bodinya mencapai 5.539 mm.

Jeep Gladiator 2021 diluncurkan di Indonesia pada 30 Agustus 2021. [Antara]

Pro-Kontra Aksi Gubernur: Bantuan Ojol dan Celetukan Viral

Di tengah bencana asap, kebijakan dan gaya komunikasi Agustiar Sabran memunculkan beragam respons.

Di satu sisi, ia menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, multivitamin, dan masker KN95 kepada ratusan pengemudi ojek online di Halaman Istana Isen Mulang.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyalurkan Bantuan Tunai Langsung Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dan paket sembako kepada masyarakat di Kotawaringin Barat.

Namun di sisi lain, kepemimpinannya menuai kritik setelah muncul video yang viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Agustiar Sabran menyebut bahwa bencana asap banyak dipicu oleh ulah manusia dan menyelipkan gurauan, "bersatu kita teguh, bercerai kita kawin lagi".

Pernyataan tersebut dinilai sebagian pihak kurang menunjukkan empati di tengah kondisi masyarakat yang terdampak kabut asap.

Gelombang protes kemudian bermunculan, termasuk aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang mendatangi dan menyegel Kantor Gubernur Kalimantan Tengah untuk menuntut penanganan karhutla yang lebih konkret dan transparan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com