Begini Cara Kredit Motor Baru Tanpa DP Besar

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:23 WIB
Ilustrasi kredit motor. (Freepik)
BACA 10 DETIK
  • Pemerintah melalui POJK dan Bank Indonesia mengizinkan lembaga pembiayaan menyalurkan kredit motor tanpa uang muka.
  • CIMB Niaga Syariah menawarkan program pembiayaan Motor X-Tra tanpa uang muka dan tanpa jaminan BPKB.
  • Pegadaian memberlakukan ketentuan uang muka berkisar sepuluh hingga tiga puluh persen untuk pembelian kendaraan bermotor.

Suara.com - Membeli sepeda motor baru kerap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat produktif untuk menunjang aktivitas kerja dan mobilitas harian.

Kendati demikian, kewajiban menyetor uang muka atau down payment (DP) dalam jumlah besar sering kali menjadi batu sandungan yang membuat rencana pembelian tertunda.

Bagi sebagian orang, mengumpulkan dana tunai di muka terasa cukup berat di tengah alokasi kebutuhan pokok lainnya.

Kabar baiknya, berkat pelonggaran regulasi finansial serta maraknya inovasi produk perbankan dan lembaga pembiayaan saat ini, memiliki motor baru tanpa harus terbebani DP selangit bukan lagi hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Langkah awal yang perlu dipahami adalah memanfaatkan skema pembiayaan dengan uang muka super ringan atau bahkan DP nol persen yang diakui secara legal.

Payung hukum di Indonesia sebenarnya telah membuka peluang tersebut melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Bermotor.

Berdasarkan rilis edukasi dari OCBC, "Pasal 20 POJK itu secara tegas menjelaskan bahwa perusahaan pembiayaan, dalam hal ini leasing, bisa memberi pembiayaan motor tanpa DP".

Syaratnya, perusahaan pembiayaan atau leasing tersebut wajib memiliki tingkat kesehatan keuangan minimum sehat dengan rasio kredit macet atau Non-Performing Financing (NPF) neto maksimal 1 persen.

Selain itu, Bank Indonesia juga memperpanjang relaksasi uang muka kredit kendaraan bermotor yang memungkinkan perbankan berkinerja sehat menyalurkan kredit motor dengan uang muka paling rendah nol persen.

Selain mengincar promo pembiayaan reguler di diler, Anda juga bisa melirik program pembiayaan syariah atau fasilitas kredit tanpa jaminan (unsecured personal financing) yang ditawarkan langsung oleh pihak bank.

Salah satu contohnya adalah program Motor X-Tra yang dihadirkan oleh CIMB Niaga Syariah. Program pembiayaan kemitraan ini menawarkan keuntungan khusus tanpa perlu menyetor uang muka maupun menyerahkan BPKB sebagai jaminan di bank.

Dalam keterangan resmi benefit programnya, pihak CIMB Niaga menjelaskan bahwa melalui skema tanpa DP, "Nasabah bisa mengajukan Nilai pembiayan maksimal seharga unit motor OTR selama perhitungan kemampuan membayar angsuran Nasabah mencukupi".

Dengan memanfaatkan skema seperti ini, Anda tidak perlu mengeluarkan uang muka di awal, sementara harga unit kendaraan dihitung penuh ke dalam cicilan bulanan dengan margin yang kompetitif.

Namun, jika lembaga pembiayaan yang Anda tuju tetap mewajibkan adanya pembayaran uang muka secara standar, Anda bisa menyiasatinya dengan mengambil batas minimal yang paling terjangkau.

Ilustrasi proses over kredit motor - definisi dan cara over kredit motor. (Freepik)

Dalam artikel edukasi finansial resminya mengenai pembiayaan kendaraan, Pegadaian menjelaskan batasan umum yang berlaku di industri bahwa "Meskipun motor dibeli secara kredit, kamu tetap harus menyiapkan uang muka atau down payment (DP). Besaran DP umumnya berkisar antara 10% hingga 30% dari harga kendaraan".

Apabila anggaran Anda terbatas, pilihlah skema DP paling dasar, yakni di kisaran 10 persen, seperti yang diterapkan pada produk pembiayaan syariah Amanah dari Pegadaian.

Agar pengajuan kredit motor dengan DP minim atau tanpa DP ini langsung disetujui, ada beberapa persiapan penting yang wajib Anda lakukan.

Karena pihak pembiayaan mengambil risiko yang lebih tinggi saat membebaskan uang muka, mereka akan memeriksa kapasitas keuangan calon debitur secara jauh lebih ketat.

Pastikan Anda memiliki catatan kredit yang bersih di sistem perbankan tanpa ada riwayat tunggakan cicilan berjalan.

Siapkan dokumen bukti pendapatan tetap, seperti slip gaji atau mutasi rekening tiga bulan terakhir, serta pastikan rasio total utang bulanan Anda tidak melebihi 30 hingga 35 persen dari total penghasilan rutin.

Satu hal yang harus selalu diingat, menekan besaran DP di awal otomatis akan membuat nilai angsuran bulanan menjadi sedikit lebih tinggi.

Oleh karena itu, lakukan simulasi angsuran secara cermat dan pilih tenor pembayaran yang realistis agar arus kas keuangan bulanan Anda tetap terjaga sehat hingga masa kredit berakhir.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com