SuaraPekanbaru.id- Salah satu yang jangan dilewatkan jika datang ke Kota Pekanbaru adalah memburu dan menyantap kuliner yang ada di kota ini.
Kuliner Pekanbaru menjadi salah satu yang tak boleh dilewatkan, mau malam atau siang, Kuliner Pekanbaru terdekat dan terjauh pun tampaknya harus diburu oleh para wisatawan.
Bukan saja menyuguhkan lokasi wisata saja, tapi Kota Pekanbaru juga menyimpan beberapa rekomendasi kuliner yang menggiurkan dan menarik.
Ada beberapa lokasi tempat makan yang menjadi legendaris di Kota Pekanbaru, bahakn sudah puluhan tahun mereka berjualan.
Beberapa yang sudah pekanbaru.suara.com rangkum, tentang rekomendasi kuliner Pekanbaru yang bisa dicocol dan dinikmati.
Pukis Padusari
Loksi kuliner legendaris yang satu ini berada di Kota Pekanbaru, namanya adalah Pukis Padusari.
Makanan ini telah berdiri sejak tahun 1982. Pukis ini menjadi buruan para pecinta kuliner, karena rasanya yang enak.
Ada beberapa sajian varian rasa untuk kue pukis yang dijual, seperti nanas, strawberry, kacang coklat, pisang, pandan, serta jagung. Untuk harganya Rp 2.000 saja. Sementara varian rasa keju, dan nutella seharga Rp 2.500 dan Rp 3.000.
Bagi yang penasaran sama kuliner legendari yang satu ini bisa mengunjungi lokasinya di Jalan Sudirman, pedestrian dekat Mall Pekanbaru.
Kedai Kopi Megaria
List kedua yang harus masuk ke dalam catatan buruan kuliner ketika berkunjung ke Pekanbaru adalah Kedai Kopi Megaria. Kedai ini sudah berdiri sejak 1970.
Di tempat ini menyediakan menu Mie Pangsit dengan daging ayam. Porsi mie pangsit disertai sama semangkok kuah berisi dua pangsit rebus. Harganya dikisaran Rp 22.000.
Ada beberapa cabang yang bisa dijumpai, salah satunya berada di Jl. lr. H. Juanda 99. Jam buka lapaknya setipa hari dari pukul 06.00 sampai 11.00 di siang harinya. Lalu buka kembali pada pukul 16.00 sampai 22.00 WIB.
Nasi Kapau Asli
Lokasi ketiga yang harus dikunjungi adalah kuliner legendaris yakni Nasi Kapau Asli.
Kuliner di lokasi ini menyediakan menu andalan yakni rendang. Belum lengkap rasanya kalau wisatawan belu menikamti kuliner yang satu ini.
Sata menyantap rendang bisa ditambah dengan memakan kerupuk jangek lalu disiram kuah. Ada juga cabe merah yang tersedia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan