/
Rabu, 15 Maret 2023 | 11:33 WIB
Harga cabai di Kota Pekanbaru masih terpantau normal. Namun pihak Pemko Pekanbaru memberi saran untuk menanam cabai di pekarangan rumah sebagai langkah antisipasi masyarakat. (Foto: ilustrasi cabai/ ANTARA)

SuaraPekanbaru.id- Imbauan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kepada masyarakat untuk menjaga ketersediaan pangan dan antisipasi kenaikan harga bahan pokok, warga disarankan untuk menanam cabai di pekarangan rumah.

Pemko Pekanbaru mendorong supaya masyarakat bisa menanam cabai merah di pekarangan rumahnya.

Melihat kondisi saat ini, harga sejumlah komoditas pangan diprediksi akan mengalami kenaikan, jelang memasuki bulan Ramadhan.

Cabai satu diantaranya bahan pangan yang mayoritas dipasok dari luar Kota Pekanbaru. Kendati dalam pemantauan harganya masih standar, namun bagi masyarakat yang memiliki pekarangan bisa memanfaatkan untuk menanam cabai.

"Kalau saat ini kita pantau harga cabai merah masih standar. Namun kita bisa manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai," ucap Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun dikutip dari Riauonline.co.id jaringan Suara.com, Rabu (15/3/2023).

Muflihun menyampaikan kalau pihaknya akan berupaya supaya lonjakan harga bahan pokok tidak terlalu mengalami kenaikan yang signifikan, ketika bulan puasa tiba.

Pemko Pekanbaru akan menggandeng koperasi pemerintah kota, untuk membeli bahan pangan dari sejumlah distributor.

"Maka kita menjaga stabilitas harga kita juga gunakan anggaran belanja tidak terduga, untuk bantu transportasi bahan pangan ke Pekanbaru," terang Muflihun.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan terkait dengan harga bahan pangan yang masih stabil disadari banyak pasokan yang datang dari luar Pekanbaru.

Baca Juga: Semua Data Masyarakat Pemohon BPN Dipastikan Selamat dan Aman saat Kejadian MPP Pekanbaru Terbakar Kobaran Api

Menurutnya memang Kota Pekanbaru bukanlah daerah penghasil. Dia lantas memberi contoh soal kebutuhan cabai merah di Pekanbaru dalam seharinya mencapai 20 ton.

"Sementara kemampuan kita untuk menyediakan dari dalam sendiri itu tidak cukup," ungkap Zulhelmi.

Kata dia, kalau pasokan cabai di Pekanbaru cuma mampu memenuhi 10 persen kebutuhan cabai merah.

Pekanbaru menerima pasokan cabai merah dari sejumlah wilayah seperti Sumatera Barat, Medan termasuk Aceh.

Masalah terjadi bila saja terjadi gagal panen, maka otomatis akan berdampak kepada kenaikan harga di pasaran.

Pemerintah setempat, sudah mengambil langkah antisipasi lima komoditas yang bergejolak menjelan bulan puasa tiba. (*)

Load More