Supardi turut menanggapi aksi flexing atau pamer kemewahan yang dilakukan oleh istri Sekda Riau.
Dirinya mengimbau kepada, supaya tidak menaruh rasa menduga-duga atau menuduh. Dia juga sangat mempersilahkan kepada masyarakat, yang ingin melapor, kalau punya cukup bukti yang berkaitdan dengan dugaan pelanggaran hukum dari istri SF Hariyanto.
"Silakan melapor apabila memiliki bukti yang cukup. Jangan menduga-duga apa lagi menuduh," ungkap Supardi diktuip dari Riauonline.co.id jaringan suara.com, Selasa (21/3/2023).
Supardi juga mengatakan, kalau Kejati Riau tidal akan bisa memproses sebuah masalah hukum, jika hanya berdasarkan kepada asumsi. Apalgi asas praduga masyarakat yang ramai di media sosial.
"Suatu peristiwa hukum bisa diproses apabila ada rentetan peristiwa hukumnya, bukan berdasarkan asumsi di media sosial. Sekali lagi saya tekankan silakan melapor apabila ada bukti yang cukup," tegas Supardi.
Namun begitu, dia juga turut mengingatkan untuk semua kalangan supaya tidak pamer harta di media sosial. "Siapapun itu silakan memiliki harta, tapi jangan di pamer-pamerkan di media sosial terutama para pejabat. Karena bisa menimbulkan kecurigaan masyarakat," kata dia. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Sekda Riau SF Hariyanto Sebut Tas Istrinya KW, Ternyata Oh Ternyata Segini Harta Kekayaannya! Baru Lapor 2 Kali
-
Sebut Barang Mewahnya Palsu, Konten Anak Sekda Riau SF Hariyanto Belanja di Toko Branded Jadi Sorotan: Tokonya KW Juga?
-
Istrinya Hobi Flexing, Sekda Riau Hanya Lapor LHKPN Dua Kali Selama Jadi PNS
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim