Sementara Timnas Israel yang menjadi sumber polemic dan penolak di tanah air, karena adanya dugaan kepentingan politik, masih akan bisa tampil dalam laga Piala Dunia U-20 dan laga internasional lainnya.
Bahkan hal itu juga berlaku ketika tuan rumah Piala Dunia U-20 berganti.
Ada sebuah komentar dari Akmal Marhali sebagao Koordinator Save Our Soccer.
Kata dia hal paling utama kalau Indonesia betul saja batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 adalah sanksi FIFA, yang mengeluarkan Indonesia dari kepesertaanya.
"BILA INDONESIA BATAL GELAR PIALA DUNIA U-20 DAN DI-BANNED FIFA:
1. Timnas Israel masih bisa berlaga di event Internasional.
2. Timnas Palestina pun masih bisa berlaga di event Internasional.
3. Suporter Israel masih bisa happy lihat timnas-nya main.
4. Suporter Palestina pun masih bisa happy lihat timnas-nya main.
5. Konflik Israel-Palestina tak akan berubah.
6. Palestina pun tidak ada jaminan merdeka.
7. Suporter Indonesia gigit jari. Bangsa Indonesia dikucilkan dalam pergaulan olahraga Internasional.
Indonesia tak dipercaya masyarakat dunia. Semua gara-gara politik buta!" begitu kata Akmal Marhali berkomentar.
Seperti yang diketahui, Exco PSSI yakni Arya Sinulingga memgatakan kalau pembagian grup atau drawing Piala Dunia U-20 sudah dibatalkan FIFA.
Arya mengatakan kalau FIFA secara resmi telah membatalkan drawing kendati PSSI belum menerima surat acara pembatalan tersebut.
"Kemarin kami sudah mendapat informasi dari FIFA ke LOC dan dalam pemberitahuannya memang belum secara resmi tapi jelas memberi pesan kepada kami bahwa drawing di Bali telah dibatalkan oleh FIFA," terang Arya Minggu (26/3) kemarin di GBK.
Drawing seharusnya dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2023 di Bali. Namun gelombang penolakan terjadi, hingga akhirnya agenda pengundian para peserta grup Piala Dunia batal digelar.
"Jadi drawing 31 maret yang seharusnya di Bali sudah dibatalkan, ini adalah informasi yang kami dapat dari FIFA. Memang kami belum mendapatkan surat resmi dari FIFA tapi pesannya jelas bahwa dibatalkan," kata Arya.
PSSI sekarang kata Arya menerima secara wajar keputusan dari FIFA. Karena dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sudah ramai aksi penolakan dari berbagai pihak atas Timnas Israel.
Hal itu dilakukan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster. Dia juga sudah sudah berkirim surat ke Menteri Pemuda dan Olahraga tanggal 14 Maret lalu.
"Ini memang kami maklumi, karena adanya penolakan dari Gubernur Bali yang menolak kedatangan Timnas Israel. Sehingga dengan sendirinya di mana Israel adalah peserta drawing tidak mungkin dilakukan tanpa keikutersertaan seluruh peseta," terang Arya.
Arya mengatakan kalau sebelumnya Gubernur Bali juga sudah membubuhkan kesepakatan terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-20.
"Ini juga bagi kami bisa lihat bahwa sebenernya kan Gubernur Bali ini memberikan government guarantee, ketika sepakat dan setuju sebagai salah satu tuan rumah, dalam penyelenggaraan Piala Dunia. Dengan penolakan tersebut jadi wajar FIFA memutuskan ini dibatalkan," kata dia.
Belum ada informasi lanjutan dari FIFA kapan agenda drawing akan kembali digelar. Sejauh ini nasib Indonesia sebagai tuan rumah pun menjadi tidak jelas. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Penolakan Timnas Israel Panaskan Piala Dunia U-20 di Indonesia, Kemenlu: Kita Cooling Down Dulu Ya
-
Jordi Amat Ungkapkan Kekecewaan Jelang Pertandingan Timnas Indonesia Vs Burundi di FIFA Matchday
-
Shin Tae-yong Beri Garansi Penampilan di Piala Dunia U-20 2023 Tidak Mengecewakan, Hasil TC Harus Terwujud
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
IHSG Ijo Lagi Pagi ini di Level 6.200. Saham GIAA Mulai Dijual
-
Tata Cara Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026: Urutan Bacaan Surat, Niat, dan Doa Lengkap
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026