SUARA PEKANBARU - Pada bulan puasa Ramadhan, umat Islam yang bertakwa membutuhkan tempat sholat ketika mereka mengadakan buka bersama (bukber) di tempat makan.
Mereka tidak mau pada saat bukber Ramadhan di tempat makan itu tidak ada musala sebagai tempat sholat umat Islam.
Apalagi Ustadz Abdul Somad pernah menyinggung soal dosa akibat bukber Ramadhan di tempat makan yang sampai melalaikan sholat.
Jadi, tempat sholat di tempat makan adalah syarat mutlak bagi umat Islam yang hendak mengadakan bukber pada bulan Ramadhan.
Tentu saja banyak tempat makan yang menyediakan tempat sholat bagi umat Islam. Sebut saja tempat-tempat makan di Kota Bandung yang terkenal dengan sebutan kota kuliner.
Setidaknya ada lima tempat makan yang dilengkapi tempat sholat yang direkomendasikan Pemerintah Kota Bandung, antara lain:
1. Gudang Hafa
Berlokasi di Jalan Gudang Selatan No. 88, Hafa menyajikan menu Asia hingga Eropa. Lokasinya yang asri dan estetik membuat pengunjung betah berlama-lama di sana.
Ada area indoor dan outdoor juga. Pengunjung bisa memilih ingin buka bersama di area mana.
Baca Juga: Airlangga Bongkar Isi Pertemuannya Dengan Prabowo Di Kemenhan, Serius Bahas Koalisi Besar
Tempat sholat atau musalanya sangat nyaman. Berada di ruang tertutup dengan fasilitas AC di dalamnya membuat kita bisa lebih khusyuk dalam beribadah.
Bagi pengunjung perempuan yang membawa mukena, tenang saja di sini disediakan mukena untuk para pengunjung gunakan.
2. Kue Ambrogio
Desain cafe yang instagramabel dan estetik bisa membuat pengunjung betah berlama-lama. Saat masuk ke ruangan cafe, kami disajikan etalase patesserie dan disambut wangi butter yang menggugah selera.
Beberapa menu yang bisa dicoba antara lain soto betawi, iga garang asam, thai beef salad, thai beef rice, earl grey lavender tea, dan iced coffee gula malaka.
Selain itu, musalanya yang nyaman juga bisa jadi poin plus dari tempat makan ini.
Kalau mau buka bareng di sini, silakan datang ke Jalan Banda No.26.
3. Teh Gajua
Bandung tak pernah sepi dengan tempat nongkrong enaknya. Ada tempat nongkrong yang menawarkan aneka menu minuman teh, namanya Teh Gajua.
Letaknya di Jalan Cigadung Selatan No. 32. Gajua merupakan tempat ngeteh klasik di Bandung.
Gajua Tea memiliki banyak pilihan spot yang sangat berbeda. Lantai bawah terdapat tempat yang cocok untuk mengerjakan tugas sambil bercengkrama di kursi ruang tamu.
Sedangkan lantai atas cocok untuk yang memerlukan ruang rapat atau ingin sekedar ngobrol berdua menikmati sejuknya Bandung.
Harga untuk menu di sini mulai dari Rp25.000 hingga Rp50.000-an. Musalanya pun nyaman. Tempat wudunya terpisah antara laki-laki dan perempuan.
4. Naima Resto
Mengusung konsep desain bangunan Timur Tengah yang indah dari segi interior maupun eksteriornya, Naima Resto bisa dikunjungi di Jalan Rancabolang No.142.
Selain sebagai tempat makan, cocok sebagai spot foto kekinian.
Demi kenyamanan para pengunjungnya, pengelola resto ini menyediakan fasilitas yang cukup memadai.
Fasilitas-fasilitas itu antara lain area parkir, toilet, musala, area lesehan, area indoor dan outdoor, spot foto, meeting room, taman dan lain lain.
Tempat salatnya terpisah dari bangunan utama. Letaknya ada dekat tempat parkir. Di sana tersedia mukena dan sarung untuk para pengunjung yang ingin beribadah.
Kalau mau bukber di sini, segera reservasi lewat WhatsApp atau Instagramnya.
5.Laswee
Creative space yang mengadakan berbagai jajanan murah meriah ini terletak di Jalan Laswi No.1.
Mulai dari makanan berat sampai cemilan hadir di sini. Harga yang ditawarkan pun termasuk ramah kantong, tak lebih dari Rp50.000 per porsi.
Selain memiliki lokasi yang strategis, Laswee berbekal fasilitas pendukung yang dapat menampung sampai dengan 300 pengunjung.
Jadi kalau Anda akan bukber dalam jumlah besar, tempat ini bisa menjadi salah satu solusinya.
Hal terpenting adalah musalanya cukup nyaman untuk dipakai. Bersih dan bisa menampung banyak orang.
Dengan adanya tempat sholat di tempat makan ini, maka pada saat bukber Ramadhan tidak ada lagi alasan bagi umat Islam untuk melalaikan sholat. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
10 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Masih Buka Pendaftaran, Cek di Sini!
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku