SUARA PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Dokter Zaini Rizaldy mengatakan, sejumlah jamaah calon haji harus menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah.
Sebelumnya, 549 jamaah calon haji asal Pekanbaru, Riau, sudah menyelesaikan proses vaksinasi meningitis pada 15 April 2023 lalu.
Sedangkan, sebanyak 421 jamaah calon haji lainnya harus merampungkan proses vaksinasi paling lambat dua pekan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah.
Menurut dr. Zaini Rizaldy ada beberapa jamaah calon haji yang mengalami penundaan vaksin meningitis, lantaran sakit atau mengalami tekanan darah tinggi.
"Vaksinasi terhadap jamaah calon haji itu hanya ditunda hingga waktu keberangkatan. Artinya, jamaah calon haji itu harus menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah," kata Zaini.
Vaksinasi meningitis itu harus dilakukan hingga H-14 sebelum keberangkatan jamaah calon haji ke Mekkah.
Sebab, kalau belum divaksin hingga batas waktu yang ditentukan, artinya jemaah calon haji tersebut tidak boleh berangkat ke Mekkah.
"Kami telah menyelesaikan vaksinasi meningitis untuk jamaah calon haji bertempat di Puskesmas Simpang Tiga," kata Zaini Rizaldy.
Pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan selama 5 hari terhitung sejak 11-15 April 2023.
Baca Juga: Bintang Harry Potter, Daniel Radcliffe Dikaruniai Anak Pertama
Semoga jemaah calon haji mendapat kesehatan selama melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.
Kemudian, 970 jemaah calon haji asal Kota Pekanbaru akan berangkat pada pekan keempat bulan Mei 2023 mendatang.
Adapun hal-hal teknis sudah dibahas Pemko Pekanbaru bersama Pemprov Riau, dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Rong Dino "Golek Garwo": Dua Hari Cari Jodoh, Ajang Unik Cari Pasangan di Jogja
-
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK
-
Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Pecat Ketua RW Sepihak, Kepala Desa Curug Wetan Dilaporkan ke Ombudsman
-
Resmi Dilantik Jadi Ketua Ombudsman 20262031, Hery Susanto Siap Benahi Internal Lembaga
-
Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf
-
Tradisi Taklimat Prabowo Dinilai Perkuat Koordinasi Pemerintahan
-
Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Apa Sebenarnya yang Terjadi dan Apa Risikonya?