SUARA PEKANBARU - Uang haram diduga mengalir tiap bulan ke rekening AKBP Achiruddin Hasibuan, Pertamina akan segera dipanggil. Satu demi satu fakta tentang sepak terjang AKBP Achiruddin Hasibuan di dunia kepolisian terbongkar.
Dari kasus penganiayaan keji sang anak, diduga bobrok AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai anggota polisi satu per satu diungkap "teman" sendiri. Disebut-sebut, AKBP Achiruddin Hasibuan dalam setiap bulannya diduga menerima uang haram dari PT ANR di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia.
Dalam tiap bulannya, PT ANR di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia menyetor uang Rp7,5 juta ke AKBP Achiruddin Hasibuan. Uang tersebut diduga didapat AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai uang "pengawasan" di gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang dimiliki PT tersebut.
"Pengakuan dia (AKBP Achiruddin Hasibuan) menerima uang Rp7,5 juta setiap bulan," ucap Dirreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Teddy Marbun di Medan, Selasa (2/5/2024) malam.
Atas pengakuan dan temuan dugaan mengalir uang harap, polisi melakukan pendalaman terhadap Direktur Utama PT ANR.
"Pengakuan Saudara (AKBP Achiruddin Hasibuan) soal menerima uang bulanan Rp7,5 juta, itu menjadi pintu masuk agar bisa mengembangkan keterkaitan TPPU dan mengejar aset yang selama ini sudah viral," ucap Teddy.
Bukan saja memanggil pihak perusahaan, polisi juga segera memanggil pihak Pertamina, bank, dan lainnya. Hal itu akan dilakukan untuk menjelaskan secara rinci atas gudang solar ilegal tersebut.
Langsung dipecat
Tak mau berlama-lama, Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan Ajun Komisaris Besar (AKBP) Achiruddin Hasibuan sebagai tersangka.
Achiruddin Hasibuan kuat dugaan melakukan pembiaraan saat anaknya, Aditya Hasibuan, menyiksa secara brutal mahasiswa bernama Ken Admiral.
"Hari ini juga (Achiruddin Hasibuan sudah) ditetapkan sebagai tersangka," ucap Kepala Kepolisian Daerah Sumatra Utara Inspektur Jenderal, RZ Panca Putra Simanjuntak di Medan, Selasa malam, 2 Mei 2023 dikutip dari Antara.
Bukan hanya pembiaran saja, Achiruddin Hasibuan juga dinyatakan sebagai tersangka penganiayaan.
"Diduga turut serta melakukan ataupun tidak atau membiarkan orang yang seharusnya ditolong pada saat itu," ucap Kapolda. (*)
Berita Terkait
-
Juru Bicara PT Kilang Minyak Pertamina RU II Dumai Jelaskan soal Api Obor Berkobar Kamis Malam
-
Polri Singgung Dipo Plumpang, Korban Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina Dumai Belum Bisa Didata
-
DPR RI Minta Pertamina Diaudit Pasca Kilang Pertamina Dumai Meledak, Seolah Seperti Sistematik! Direksi Harus Jawab
-
Warga Kira Ada Guntur Kuat Bikin Rumah Bergetar saat Kilang Minyak Dumai Meledak, Nasib Pasokan BBM Bagaimana?
-
Kronologi Ledakan Kilang Minyak Dumai Bikin Warga Gruduk PT Pertamina Akibat Rumah Rusak
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bima Azriel dan Ayastrophiile Ungkap Perjuangan Mengejar Mimpi Lewat Film Nobody Loves Kay
-
Ulasan Serial Teach You a Lesson: Cerita Episodik yang Adiktif dan Bermakna
-
Tayang 2027, Anime Bride of the Barrier Master Ungkap Staf dan Seiyuu Utama
-
Wanita Hamil Tewas Diduga Dibunuh Suami, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Tajam
-
Sinopsis Drama 'Ima kara, Shinyu Yameyo ka', Dibintangi Okamoto Natsumi
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Variety Show Office Worker 3 Siap Tayang, Gong Hyo Jin Jadi Tamu Perdana
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Proyek Dapur MBG Belum Bayar Rp3,5 Miliar, Pengusaha Mengadu ke Pemprov Kaltim