SUARA PEKANBARU - Lihat kelakuan Jokowi sibuk urus kekuasaan dan perpanjang pengaruh, Rocky Gerung sebut tak pantas jadi negarawan. Secara mendadak, Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi mengumpulkan para ketua umum partai politik koalisi di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (3/5/203) malam.
Dengan kekuasaannya, Jokowi menggunakan Istana Kepresidenan Jakarta sebagai tempat diskusi tertutup mengenai peta politik jelang pemilihan umum dan pilpres 2024. Tampak hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Kemudian ada Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono. Lalu ada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Selanjutnya ada juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Dan juga ada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Terakhir yang hadir dalam pertemuan tertutup itu ada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. Menariknya, meski NasDem masuk dalam partai koalisi dengan penguasa, namun sama sekali tidak diundang sang ketum, Surya Paloh.
Melihat pertemuan tertutup dan mendadak tersebut, Pengamat Politik, Rocky Gerung mengatakan, meski tak secara eksplisit membahas tentang Pilpres 2024, namun ada upaya Jokowi untuk memperkuat pengaruhnya.
Pertemuan itu kata Rocky Gerung adalah langkah politik Jokowi untuk mempertahankan pengaruh, terlebih masa jabatannya akan selesai. Rocky gerung melihat, Jokowi sudah memperhitungkan partai-partai yang dinilai bisa dikendalikan olehnya.
"Perhitungan-perhitungan itu yang kadang kala saya anggap cepat, dan masa jabatannya (masa jabatan Jokowi) masih lama (sampai) September," kata Rocky Gerung dikutip Suara Pekanbaru dari kanal Youtube-nya pada Selasa (2/5/2023).
Dia melihat dengan rentan waktu yang cukup panjang, Jokowi masih mencari celah untuk mempengaruhi. "Jadi jarak (sisa masa jabatan) dari sekarang ke September itu apa isu yang masih bisa Jokowi pengaruhi," sebutnya.
"Kalau Jokowi masih bisa memengaruhi, artinya dia punya rencana untuk menambah kekuasaannya pelan-pelan sampai September,” kata Rocky Gerung.
Rocky Gerung lantas menyarankan Jokowi fokus pada kinerjanya sampai akhir masa jabatan. Jangan sampai seperti saat ini malah fokus pengamanan kepentingan dan pengaruh usai masa jabatannya selesai.
“Kita cuma mendorong dengan analisis. Tapi, kita enggak mungkin paksa Jokowi menjadi negarawan, kapasitasnya enggak ada untuk jadi negarawan,” ungkapnya. (*)
Video pilihan menarik lainnya:
Berita Terkait
-
Jokowi Tak Malu Lagi Utak-atik Politik, Surya Paloh 'Diusir' dari Istana, Pertemuan Presiden dan Ketum Parpol Koalisi Bagi-Bagi Jatah?
-
PROVOKATIF! Ganjar Pranowo dan Seluruh Rambut Uban Diusir dari Lokasi Kampanye, Benarkah Info Tersebut? Cek di Sini
-
Megawati Minta Sabar Soal Cawapres Ganjar Pranowo hingga Singgung Deg-Degan: Mungkin Merenung Dulu
-
Jangan Malu-Malu Kucing Kata Megawati Ketum PDIP ke Partai yang Belum Gabung Usung Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Viral Anggaran Sewa Laptop Rp349 Juta Dituding Pemborosan, Kemenag: Realisasinya Lebih Hemat
-
Paradigma Tough Love: Urgensi Disiplin Mamak Nur dalam Novel Burlian
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Pakai HP, Sat Set Gak Perlu Ribet!