SUARA PEKANBARU - Pompong dilumat gelombang, lima orang pencari pucuk nipah tenggelam, Tim SAR ungkap duka mendalam.
Kecelaakaan di perairan kembali terjadi dengan memakan korban jiwa. Kali ini nasib tak baik dialami lima orang warga yang sedang mencari pucuk nipah di Perairan Sungai Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil.
Dari saksi-saksi yang ada di sana menyebutkan, kecelakaan pompon atau perahu tradisonal dihantam gelombang.
Lima orang yang ada di atas pompong ikut tenggelam bersamaan dengan hantaman ombak, ketika mereka mencari pucuk nipah.
Untuk melakukan upaya pertolongan dan evakuasi, Tim SAR Pos Tembilahan berjumlah empat orang dikirim ke lokasi kejadian.
Saat dilakukan penyelamatan, ada tiga orang yang berhasil selamat, satu meninggal, dan seorang lagi dinyatakan hilang saat pompong terbalik dihantam gelombang, Selasa (2/5/2023).
Kepala SAR Pekanbaru I Nyoman Sidakarya, Rabu (3/5/2023) menjelaskan, pompong memuat lima orang.
"Lima orang penumpang, ada tiga berhasil selamat, satu meninggal dunia, dan seorang lagi dalam pencarian," kata Nyoman dikutip dari mediacenter Riau pada Kamis (4/4/2023).
Korban yang masih belum ditemukan adalah Iyang (28). Sementara yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa adalah Murniati (34).
"Korban meninggal ditemukan tim gabungan hari Rabu, sekitar pukul 6.00 WIB," jelas Nyoman.
Dari keterangan saksi korban selamat, mereka mengalami kecelakaan pompong setelah selesai mencari pucuk nipah.
Saat gelombang menyapu pompong yang penuh dengan muatan, langsung seketika terbalik saat datang gelombang.
Ketika itu air cepat masuk, lalu pompong langsung tenggelam.
"Kami berduka atas kejadian ini. Untuk korban yang ditemukan tadi pagi sudah diserahkan ke pihak keluarganya," ucapnya.
Kamis (4/4/2023), upaya pencarian satu orang hilang dalam musbah tersebut akan kembali dilakukan. (*)
Catatan:
Pompong atau di dareah lain disebut juga sampan adalah alat transportasi tradisional masyarakat kepulauan Riau, khususnya masyarakat Melayu yang sudah digunakan sejak dulu hingga saat ini.
Tanaman Nipah adalah jenis palem yang tumbuh seara alami di hutan bakau Inhil Riau yang memiliki luas sekitar 100.000 hektare di kawasan pesisir.
Tag
Berita Terkait
-
Belasan Nyawa Pemudik Melayang di Perairan Indragiri Hilir, Kesaksian Penumpang yang Pernah Naik Kapal Evelyn: Ngeri Bang
-
Segera Simpan Nomor Telepon Darurat saat Melaksanakan Mudik, Ada Jasa Marga, PLN, Polisi, Hingga Pemadam Kebakaran
-
Boat Cargo Bawa Triplek Dihantam Badai di Perairan Mentawai, 4 Hilang dan 3 Orang Diselamatkan Operasi SAR
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing