/
Jum'at, 28 April 2023 | 12:55 WIB
Sejumlah warga yang menggunakan kapal kayu menolong korban SB Evelyn yang tenggelam. Sebuah kecelakaan mengerikan terjadi di Perairan Indragiri Hilir, Riau. Sebuah kapal dengan nama SB Evelyn Calisca. (Batamnews)

 SUARA PEKANBARU - Belasan nyawa pemudik melayang di Perairan Indragiri Hilir, kesaksian penumpang yang pernah naik Kapal Evelyn: Ngeri bang.

Sebuah kecelakaan mengerikan terjadi di Perairan Indragiri Hilir, Riau. Sebuah kapal dengan nama SB Evelyn Calisca tenggelam bersama puluhan penumpang lainnya.

Kuat dugaan tenggelamnya Kapal SB Evelyn Calisca di perairan Indragiri Hilir (Riau) ini mengangkut pemudik menuju Tanjungpinang (Kepri).

Seorang warga yang pernah menumpang Kapal SB Evelyn Calisca, memberi kesaksian atau pengalaman saat dirinya memakai jasa angkutan tersebut.

Dia menduga jika kecelakaan yang baru saja terjadi adalah diduga faktor manusia, yaitu ugal-ugalan di laut.

Dari informasi yang didapat, Kapal SB Evelyn Calisca terlihat berkecepatan tinggi, termasuk saat angin kencang.

Kebiasaan ngebut di lautan ini menjadi dugaan awal jika kapal berpenumpang lebih dari 70 orang itu mengalami kecelakaan mengerikan.

Hingga saat ini, dikabarkan ada 11 orang dinyatakan meninggal dunia, kemudian sembilang orang hilang dari 78 orang di dalam kapal.

Informasi yang didapat, kecelakaan Kapal SB Evelyn Calisca terjadi saat arus balik hari raya Idul Fitti pada Kami (27/4/2023).

Baca Juga: Amalan Double Pahala Kata Ustaz Abdul Somad, Utang Terbayar, Keutamaan Puasa Syawal Bisa Didapat

"Ngeri bang (kecepatan Kapal SB Evelyn Calisca). Saya pernah naik kapal ini. Memang kencang kali," kata Ahmad menceritakan pengalamannya saat menjadi penumpang Kapal SB Evelyn Calisca.

Atas pengalamannya itu, Ahmad menduga jika kecelakaan disebabkan kecepatan tinggi. (*)

Load More