SUARA PEKANBARU - Konflik antara ibu dan anak ini masih berlanjut, sebelumnya Nikita Mirzani pernah berbicara soal biaya sekolah dan biaya hidup Lolly yang tinggi.
Dengan begitu Lolly membuka endorsment untuk biaya tambahan hidup nya selama di luar negri, namun hal tersebut dilarang oleh ibunda. Dirinya melarang putrinya untuk bekerja.
Masalah keduanya pun semakin menjadi sorotan publik, keduanya memilih untuk tidak berkomunikasi alias memutus kontak dengan Lolly.
Laura Meizani atau yang akrab disebut Lolly, dalam instagram story nya, ia meminta bantuan kepada netizen untuk memberi tahu ke Nikita Mirzani bahwa putrinya sedang membutuhkan biaya.
Lolly sendiri menduga Nikita Mirzani tidak membayar sekolah karena ingin Lolly kembali ke Indonesia.
"Mamah saya menolak untuk membayar tagihan sekolah saya dan dia mencoba membuat saya kembali ke Indonesia, ini membuat saya merasa tidak enak, risih, dan sedih," kata pemilih Instagram @1aurabd.
Netizen banyak yang memberikan saran agar Antonio Dedola membayar biaya sekolah Lolly, namun hal tersebut dibantah oleh Lolly.
"Halo semuany, jadi disini aku mau memperjelas bahwa, yang boleh untuk bayar sekolah aku cuma mamah aku aja, karena dia yang punya hak legal akses hukum ke diri aku ini, jadi bukannya Antonio ga peduli dan ga bisa bayarin sekolah ini dia malah justru mau ngebayarin sekolah ini," kata Lolly dalam instagram story nya (8/6/2023).
"Tapi ga diterima dan ditolak dari sekolah, bukan cuma Antonio aja, misalnya Tante aku atau Oma aku mau bayarin sekolah ya tetep gabisa, Karna tidak punya hak legal akses atau hukum atas diri aku ini," sambung Lolly.
Lolly juga menyebut kan lewat Instagram storynya, bahwa ATM miliknya sudah diblokir oleh Nikita Mirzani dari 3 Minggu yang lalu.
"Bahkan ATM aku diblokir sama Mimi dari 3 Minggu yang lalu, dan aku gabisa ambil uang yang Antonio kasih ke aku di hari ulang tahun aku," kata Putri dari Nikita Mirzani.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY