SUARA PEKANBARU - Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina tampil di podcast YouTube Denny Sumargo. Ia bercerita asuransi anaknya ditolak rumah sakit.
Penolakan tersebut langsung mengejutkan Jonathan saat bercerita di YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Rabu (14/6/2023).
"Di hari kedua sore, ada admin dari rumah sakit, Pak maaf ini asuransinya tidak bisa," ungkap Jonathan Latumahina ke Denny Sumargo.
Jonathan mempertanyakan alasan asuransinya ditolak, karena untuk melakukan pembayaran demi kesembuhan David Ozora menggunakan Black Card.
"Hah maksudnya gimana? Ada klausul yang ditolak sama asuransi, gue bilang nggak mungkin, ini asuransi anak gua ini Black Card dia bisa untuk semua," jelas ayah David Ozora.
"Apa ini kenapa nggak bisa ada klausul yang dilanggar. Klausulnya apa yang dilanggar ini apa gue pengen tahu ribet kan pokoknya gue harus tahu," sambungnya.
Pihak rumah sakit menjelaskan ke Jonathan, ada kronologi yang bertentangan terhadap posisi David Ozora seakan-akan bersalah.
"Akhirnya datanglah dia, ini pak yang dilanggar. Kronologi semacam berita acara ketika masuk ke rumah sakit itu ada kronologi kan," tuturnya.
Sebab, jika asuransi disetujui akibat adanya pelecehan terhadap anak. Harus disertai kronologi yang jelas supaya diterima rumah sakit.
Baca Juga: Kader Spesial! PPP Bakal Gelar Rapimnas Akhir Pekan untuk Tentukan Jabatan Sandiaga Uno
"Kalau kasus kan memang harus nulis kayak gitu. Kecuali kalau kita jatuh sendiri di rumah ya tetap rumah sakit akan nulis penyebabnya wajarlah kayak gitu," cakapnya.
Dugaan Jonathan tepat, ternyata ada aduan dari pihak keluarga pelaku kalau yang memulai pertengkaran demi merebutkan wanita berinisial AG (15) adalah David.
"Tulisannya apa di kronologi itu, yang memulai perkelahian adalah David. Gua tanya ini siapa yang nulis," imbuhnya.
Dari situlah terbongkar, ternyata yang membuat tulisan kronologi tersebut sehingga asuransi David ditolak berasal dari pihak kepolisian.
Alhasil, Jonathan ternyata masih dendam dengan pelaku penganiayaan terhadap David Ozora. Ia merasa puas kalau Mario Dandy harus dibuat koma juga.
"Enggak pernah cukup. Adil itu kalau si Mario itu juga gua bikin koma itu baru adil," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan
-
Duka di Tambakberas: Gus Rokib Sang Penjaga Api Perjuangan KH Wahab Hasbullah Berpulang
-
Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia
-
Fasilitas Gas Alam AS Diduga Diserang Drone Iran, Donald Trump: Saatnya Pembalasan!
-
5 Pilihan Warna Lipstik yang Tidak Bikin Pucat untuk Kulit Kuning Langsat
-
Investor Asing Soroti Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Pengganti Gubernur BI Harus Berpengalaman
-
Awet 16 Jam! Ini Cara Pakai Maybelline Superstay Matte Ink biar Flawless
-
The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!
-
Profil Lengkap Skuat Timor Leste: Ada Pemain Liga Tarkam Inggris, Ancaman Buat Timnas Indonesia?
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Pengguna Platform Pasar Wajib Paham Kepatuhan Hukum