/
Kamis, 15 Juni 2023 | 10:09 WIB
Ilustrasi brimob. Bripka Andry seorang anggota Brimob Polda Riau yang sempat menghebohkan media sosial akibat curhatan soal setoran ke atasan dan dimutasi. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj)

SUARA PEKANBARU - Propam Polda Riau hingga sekarang ini masih terus mencari keberadaan Bripka Andry Darma Wirawan.

Bripka Andry sendiri merupakan anggota Brimob yang masuk daftar pencarian orang (DPO) absen dinas.

Selain itu, Bripka Andry juga telah membongkar kasus setoran ke atasan hingga tak terima demosi.

"DPO sudah kita terbitkan. Kita lagi mencari dengan cara yang kita laksanakan," kata Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Johanes Setiawan.

Selain itu, kata Johanes, pihaknya memang dapat menghubungi Bripka Andry. Hanya saja, ia masih enggan untuk menjawab.

"Bisa berkomunikasi dengannya, namun kadang dimatikan, ditutup (teleponnya). Dia tidak mau menjawab," kata Johanes.

Sekarang ini, proses pemeriksaan terkait perkara itu masih terus berlanjut. Menurut Johanes, apabila pemeriksaan telah rampung, pihaknya akan segera menggelar sidang.

Sebagai informasi, media sosial sempat dihebohkan dengan cerita seorang personel Brimob Polda Riau, yang mengaku dimutasi tanpa alasan yang jelas.

Selain itu, anggota polisi yang mengaku bernama Bripka Andry Wirawan, dan bertugas di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau di Manggala Junction Rokan Hilir itu juga dimintai mencari uang oleh atasannya.

Baca Juga: 4 Manfaat Menjemur Kasur dan Bantal, Bisa Basmi Tungau

Sekarang ini, Propam Polda Riau sedang mendalami kasus curhatan Bripka Andry yang viral di media sosial tersebut.

Selain itu, Kompol Petrus Hottiner Sima, yang merupakan atasan Bripka Andry diduga meminta setoran uang tersebut telah dicopot sejak Maret.

Kini, Kompol Petrus beserta tujuh orang anggota Brimob lainnya telah ditahan ke penempatan khusus (patsus) Propam Polda Riau guna proses kode etik sebelum disidangkan. (*)

Load More