SUARA PEKANBARU - Mantan pemain Slavia Praha yang kini jadi bek asing di Persija Jakarta, Ondrej Kudela ternyata pernah jadi Capo suporter.
Kabar tersebut tentunya mengejutkan publik. Bahwa Kudela yang berprofesi sebagai pemain bola juga berperan menjadi suporter.
Selamat empat tahun memperkuat Slavia Praha dari tahun 2017 sebelum bergabung ke Persija Jakarta. Penampilan Kudela berhasil memikat hatinya Thomas Doll.
Membuat Kudela ditarik Thomas Doll untuk menjadi bagian penggawa slot asing di Macan Kemayoran.
Terbukti penampilannya bersama Andritany dan kawan-kawan saat memperkuat di Liga 1 2022/2023, ia menjadi salah satu pemain asing yang dipertahankan Thomas Doll.
Saat ini kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia masih libur. Walaupun Liga 1 2023/2024 akan digulir pada awal Juli 2023 mendatang.
Dilansir dari kanal resmi Persija Jakarta pada Kamis (15/6/2023), Kudela bercerita selama dirinya libur ke kampung halamannya di Negara Ceko.
Bek berkebangsaan Ceko itu pernah diundang suporter Slavia Praha, Slavia Ultras ketika nonton laga terakhir mantan timnya di Liga Ceko melawan Slovacko pada Sabtu (27/5/2023) kemarin.
"Jika ada waktu kosong saya pasti menyempatkan diri untuk menonton laga Slavia secara langsung," ungkap Ondrej Kudela.
Baca Juga: Putri Anne Lempar Kode Menyesal Berubah Demi Dicintai Orang Lain, Sindir Arya Saloka?
"Memang beberapa kali saat liburan tahun ini saya sempat menonton langsung Slavia," sambungnya.
Bek yang disapa Kudy itu terkejut diundang menonton di laga terakhirnya Slavia Praha oleh Slavia Ultras.
"Saat laga pamungkas Slavia kemarin, saya mendapat undangan dari Slavia Ultras untuk menonton bersama," kata Kudy.
Walaupun Kudy si pemilik nomor punggung 17 di Macan Kemayoran itu mengaku kondisinya saat itu kurang baik.
"Saya waktu itu sebenarnya sedang kurang enak badan tapi saya tahu itu adalah undangan yang penting untuk mereka. Jadi saya menerima undangan tersebut," tuturnya.
Karena diundang Slavia Ultras, membuat Kudela harus duduk di kursi Tribun Utara. Ketika pertandingan selesai, ia dipanggil untuk jadi Capo mereka.
"Di laga itu jujur saya tidak menyangka untuk diajak untuk naik jadi Capo. Setelah saya naik para fans langsung menyanyikan lagu saya," paparnya.
Kudela tahu hanya beberapa pemain yang diajak untuk jadi Capo mereka. Tentu ia merasa terharu karena Slavia Ultras memberikan penghormatan untuknya.
"Mereka mengucapkan terima kasih atas apa yang saya sudah lakukan. Tentu saya terharu, karena saya tahu hanya segelintir orang saja yang diundang Slavia Ultras untuk naik jadi Capo," tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan