/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:13 WIB
Ilustrasi kalender. Terkait kepastian libur idul adha 2023 menjadi dua hari, Menpan RB sebut masih menunggu arahan dan kebijakan Presiden Jokowi. ((Unsplash))

SUARA PEKANBARU - Terkait kepastian wacana libur Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah menjadi dua hari, masih menunggu arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Hal tersebut, disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), usai muncul pengajuan hari libur pada Rabu (28/6), dan Kamis (29/6).

"Kemarin (Kamis, 15 Juni 2023), sudah kami bahas. Kami kaji bersama dalam rapat tingkat menteri di kantornya Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara). Hasilnya, masih menunggu arahan, dan kebijakan Bapak Presiden Jokowi," kata Menpan RB Abdullah Azwar Anas.

Adapun sejumlah pihak yang terlibat dalam pembahasan itu bersama Menpan RB adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Anas menyampaikan, soal wacana libur Idul Adha menjadi dua hari itu dihadirkan demi memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya kurban dengan baik.

"Kami bersama-sama mencari solusi terbaik untuk libur Hari Raya Idul Adha bagi seluruh masyarakat, sehingga semuanya bisa berjalan baik, termasuk bagi para aparatur sipil negara (ASN)," kata dia.

Sampai sekarang ini, Pemerintah belum menetapkan waktu pelaksanaan Idul Adha 2023.

Sebab, penetapan tersebut baru akan dilaksanakan usai pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat pada 18 Juni 2023.

Namun, Pemerintah berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Perubahan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023, sebelumnya telah menetapkan hari libur nasional Idul Adha 1444 Hijriah jatuh pada 29 Juni 2023.

Baca Juga: Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru, Eks Rektor Unila Dijebloskan ke Lapas Bandar Lampung

Sebelumnya, usulan libur menjadi dua hari itu dikemukakan oleh Sekretaris Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti, menyusul perkiraan akan terjadi perbedaan penetapan tanggal perayaan Idul Adha 1444 H antara Muhammadiyah dan Pemerintah.

PP Muhammadiyah sudah mengeluarkan Maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E 2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1444 H, yang menyebutkan 1 Dzulhijjah 1444 Hijriah jatuh pada Senin 19 Juni 2023.

Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1444 H yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah jatuh pada Rabu, 28 Juni 2023. (*)

Load More