SUARA PEKANBARU – Adanya kasus perselingkuhan antara Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett terhitung sudah cukup lama, Lady Nayoan mengungkapkan bahwa dirinya selalu berdamai apabila ada kejanggalan yang terjadi soal perselingkuhan.
Sebelum dibeberkan di media sosial, Lady Nayoan pernah mengabarkan kepada Jeje mengenai perselingkuhan Syahnaz dan Rendy.
Pada saat itu Jeje terlihat seperti kaget dan gemetar, namun menurut Lady Nayoan, kasus perselingkuhan ini bukan yang pertama kalinya, kasus ini sudah yang kesekian kali.
"Ya kalo yang sebenernya diungkapin sih, aku kaget, aku gemeter, emang gimana ceritanya. Dia kaget sih dia bilangnya. Tapi feeling aku ini bukan yang pertama yah, ko dia sesantai itu," kata Lady Nayoan dalam YouTube dr.Richard Lee (22/6/2023).
Tidak lama setelah Lady Nayoan memberi tau tentang desas desis perselingkuhan tersebut kepada Jeje. Muncul satu artikel yang mengabarkan bahwa Syahnaz dan Rendy diduga ketahuan selingkuh.
Pada saat itu posisinya di pagi hari, dimana Lady Nayoan mengatahui berita tersebut dari Jeje yang bertanya kepada Lady Nayoan, dan meminta kepada Lady untuk menghapus postingan tersebut.
Dari masalah tersebut, Jeje berusaha menenangkan Lady dengen memberitahu bahwa Syahnaz sudah aman dan sudah dijaga oleh oang-orang terdekatnya.
Namun, hal itu tidak membuat Syahnaz dan Rendy tidak melakukan komunikasi lagi. Diketahu bahwa Rendy pergi ke rumah Syahnaz pada saat Jeje sedang berada di London.
"Rumahnya dia (Syahnaz) aku tau alamatnya, hah kok, kok ke rumahnya tengah malem, udahlah aku shock lagi kan," kata Lady Nayoan.
"Mana nih ko suaminya bilangnya aman, ko bilangnya dijagain, ko bilangnya udah gak ada komunikasi udah diganti nomernya," sambungnya.
Lady juga mengatakan bahwa Jeje saat tanya soal nomer baru Syahnaz yang masih berkomunikasi dengan Rendy, dirinya seperti menghindar dan melindungi.
"Aku gatau ya cara orang itu beda-beda ya menanggapinya, yang aku lihat sih suaminya menanggapinya kayak terus antara menghindar sama melindungi.(*)
Berita Terkait
-
Personil Band Govinda Berikan Dukungan untuk Jeje, Ditengah Kasus Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett
-
Cerita Detik-Detik Istri Pergoki Rendy Kjaernett ke Rumah Syahnaz Sadiqah Tengah Malam, Kaget Tak Bisa Berkata-kata
-
Sahabat Semangati Jeje Govinda karena Diselingkuhi, Syahnaz Sadiqah dan Amy Qanita Nimbrung
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional