SUARA PEKANBARU - Provinsi Riau hadirkan logo baru dengan menyerupai bentuk Tanjak untuk sambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 pada 9 Agustus 2023 mendatang.
Menyambut hari tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau adakan sejumlah rangkaian acara. Acara yang digelar tentunya bertujuan untuk memeriahkan malam puncak HUT Riau.
Logo HUT Provinsi Riau berwarna dasar merah, kuning, hijau, dan biru.
Yang mana warna merah melambangkan keberanian, kuning mengartikan kejayaan, hijau menandakan kesejahteraan, dan biru berarti keunggulan.
Logo tersebut bertuliskan "Riau Bersatu" dengan warna hitam. Terdapat simbol rantai, simbol arah ke atas, dan tanjak.
"Tahun ini telah mempunyai logo HUT ke 66 Riau yaitu berbentuk Tanjak. Dengan warna merah, kuning, hijau, dan biru. Setiap warna memiliki arti," ucap Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan.
"Merah melambangkan keberanian, kuning melambangkan kejayaan martabat dan marwah, hijau melambangkan kesuburan dan kesejahteraan, dan biru melambangkan unggul dan cerdas," tambahnya.
Sementara untuk tagline "Riau Bersatu" disusun dengan warna hitam yang mengartikan ketangkasan dan kekokohan.
"Pada tagline 'Riau Bersatu' itu warnanya hitam, yang memiliki makna melambangkan ketangkasan dan kokoh," paparnya lagi.
Baca Juga: Ari Wibowo Ngode Rujuk, Inge Anugrah Tolak Mentah-mentah dan Bakal Pindah ke Bali
Ketua HUT ke-66 Provinsi Riau, M Job Kurniawan menjelaskan, bahwa logo ini memberi makna semangat kebersamaan masyarakat Riau untuk mewujudkan Riau Bersatu.
Dimana hal tersebut mencakup berbegai bidang, yakni dalam segi daya saing, sejahtera, bermartabat, serta unggul.
Masyarakat Riau juga dituntut kreatif serta mempunyai inovasi baru dalam mengembangkan sumber daya manusia serta sumber daya alam.
"Dengan begitu arti dari logo ini dimana masyarakat Riau harus kreatif dan inovatif dengan mengembangkan sumber daya manusia dan sumber daya alam," jelas ketua HUT Provinsi Riau ke-66.
"Agar geliat ekonomi Riau terus tumbuh dan meningkat yang akan bermuara pada kesejahteraan yang berkelanjutan," tambahnya.
"Dan menjunjung tinggi nilai norma dan adat istiadat juga merupakan upaya mewujudkan Riau yang bermartabat," tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
-
Klasemen Grup B Piala Asia U-17 2026: Jepang di Puncak, Indonesia Tempel Ketat
-
Timnas Indonesia U-17 Menang Dramatis atas China, Keanu Sanjaya Jadi Penentu
-
Buku Esai Sayup Sunyi Suara Kata: Catatan dari Pinggiran Ruang Kelas
-
Singkirkan Atletico Madrid, Arsenal Melaju ke Final Liga Champions
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!