Ponorogo.suara.com – Suasana bangunan Sekolah Taman kanak kanak di Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo senin, 28 Februari 2023 mendadak ramai. Ratusan warga terdampak tanah ambles, menggunakan bangunan tersebut sebagai tempat tinggal sementara meski beralaskan tikar untuk Istirahat.
Sejumlah petugas Palang merah Indonesia di bantu Tagana Kabupaten Ponorogo sudah hadir menyediakan dapur umum untuk konsumsi warga terdampak. Kepala Desa tumpuk, Imam Sulardi menjelaskan, warga sudah melakukan pengungsian sejak tadi malam saat tanah bergerak amblas. untuk mengantisipasi pergerakan tanah susulan, pihaknya sudah meminta petugas untuk melakukan pendataan dan pengecekan warga lainnya.
Imam menambahkan, selain menyediakan kebutuhan untuk para pengungsi, pihak Desa juga telah meminta bantuan Pengajar Taman kanak-kanak untuk bermain bersama anak-anak di Pengunsian, “untuk menjaga psikologis anak-anak, kita undang guru guru TK untuk bermain Bersama anak” ujarnya.
Dari data sementara yang dikumpulkan petugas, saat ini jumlah warga yang menempati bangunan pengungsian antara lain, 19 anak-anak, 44 pria dewasa dan 56 perempuan. Pihak Desa dibantu pemerintah setempat terus menerjunkan petugas Rescue untuk memastikan bencana tanah amblas yang terjadi di Desa Tumpuk tidak memakan korban jiwa. Sementara itu terkait kerugian material, pihak Desa belum menghitung total kerugian yang diderita masyarakat
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123