/
Kamis, 09 Maret 2023 | 23:02 WIB
Suasana pendaftaran haji di kantor Kemenag Ponorogo, Jalan Ir Juanda ((ponorogo.suara.com/dedi.s))

Ponorogo.suara.jatim – Sebanyak 544 jemaah haji dari kabupaten Ponorogo yang sudah terverifikasi akan diberangkatkan ibadah haji pada tahun 2023, jumlah ini adalah bagian dari 35.152 kuota haji yang di peroleh Provinsi Jawa Timur pada tahun 2023.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Nurul Huda menuturkan, dari 544 jemaah tersebut, ada yang menunda keberangkatan di karenakan sakit, Jumlahnya mencapai 27 jemaah. 

Ia menyebutkan, bagi Jemaah yang sakit, kuota yang bersangkutan dapat digantikan oleh keluarga. Namun jika tidak ada yang bisa menggantikan, maka kuota tersebut harus diisi oleh nomer urut selanjutnya yang keputusannya ada di tangan pusat.

“Untuk nomor urut selanjutnya itu berapa dan dari mana, bukan kami (Kemenag Ponorogo) yang menentukan. Itu aturannya tetap di pusat,” kata Huda saat ditemui, ponorogo.suara.com kamis (9/3/2023)

Nurul Huda, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo (sumber: ponorogo.suara.com/dedi.s)

Sementara itu, dari jumlah 544 calon Jemaah haji, untuk Jemaah tunda lunas di tahun 2020, ada sebanyak 280 jemaah. jemaah-jemaah tersebut tidak ditarik bayaran. sedangkan untuk lunas tunda di tahun 2022 ada sebanyak 34 jemaah, dan diharuskan membayar Rp 9,4 juta.

“Yang jemaah haji yang berhak lunas pada tahun 2023 ini, perlu membayar Rp 23,5 juta,” tuturnya.

Meski sudah diketahui jumlah yang akan berangkat dari Ponorogo, Nurul Huda menegaskan bahwa 544 jemaah haji yang akan berangkat tetap akan di verifikasi ulang setelah mendapat petunjuk dari pusat, dimana jika ada yang meninggal dunia atau sebab lain maka kuota yang saat ini sudah diisi bisa berkurang atau bahkan bertambah

“Untuk yang berangkat tahun 2023 ini, adalah mereka yang mendaftar berangkat haji pada tahun 2011,” urainya.

Baca Juga: Kawanan Begal Sadis Geng Celurit Merah Dibekuk Polisi

Load More