Ponorogo.suara.com – berhati-hatilah jika hendak melintas di Jalan Ki Ageng Puthu, Kecamatan Mlarak, Ponorogo Jawa Timur. Jalan alternatif yang bisa menghubungkan ke Kabupaten Trengalek, rusak cukup parah dan penuh lubang di tengah jalan.
Salah satu warga setempat, Azis menerangkan jalan rusak yang berada di sepanjang jalan Ki Ageng Puthu ini rusak cukup parah dan sudah terjadi sejak era bupati sebelumnya menjabat.
“itu waktu Masih Bupati Muhadi Mas. Kondisi seperti itu rusak parah. Pemerintah ya, cuma tambal-sulam, tambal-sulam begitu saja” tutur Azis kepada ponorogo.suara.com, Senin (13/03/23).
intensitas hujan yang panjang juga memperparah jalan yang rusak, akibatnya kecelakaan sering kali terjadi, bahkan dalam satu hari, ada satu lubang di jalan yang menyebabkan kecelakaan sebanyak 4 kali dalam satu waktu.
“Kalau kecelakaan itu sering sekali. Kadang satu malam, satu lubang sampai empat kali. Kecelakaan itu.” ungkapnya
Menurut Azis, jarak tempuh antara kecamatan siman hingga kecamatan mlarak berkisar kurang lebih 5 kilometer, Sedangkan jalan yang rusak sepanjang 2 kilometer. Mulai dari sekitar kampus UNIDA hingga perempatan Jabung.
“Kalau sini rusaknya dari Unida sampai Jebatan Keyang. Itu ada Kira-kira 2 kilometer. Tapi yang paling parah itu SMP Siman, arah ke Jabung. 1 kilometer.” Ujarnya.
Kini warga hanya bisa berharap. Pemkab Ponorogo bisa segera melakukan perbaikan jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan bermotor yang melintas di malam hari.
Baca Juga: 2 Pelaku Pembacok Siswa SMK di Bogor Ditangkap, Satu Orang Masih dalam Pengejaran Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA