/
Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:08 WIB
Petani memanen sawah ((ponorogo.suara.com/dedi.s))

ponorogo.suara.com – Panen raya yang dilaksanakan Petani Ponorogo Jawa Timur di awal tahun 2023 ini memang penuh kebahagiaan, selain hasil tanam yang cukup baik, harga gabah kering panen (GKP) yang diterima petani lebih tinggi dibanding tahun 2022 silam.

Dari pantauan ponorogo.suara.com harga jual Gabah Kering Panen (GKP) di petani saat ini mencapai Rp.5.500 – Rp. 6000/kg. tentunya harga ini lebih baik dibanding harga GKP tahun 2022 yang berada dianagka Rp. 4000/kg.

Bagus, salah satu petani di kecamatan Jenangan menuturkan, harga jual gabahnya saat ini dihargai Rp.6000/kg oleh pembeli. Harga ini cukup untuk menutup biaya operasional yang telah dikeluarkannya selama musim tanam.

"alhamdullilah, harga jual gabah saat ini bisa menutup biaya produksi," ungkapnya. Jumat (17/3/23)

Tingginya harga gabah kering panen di masyarakat membuat Kepala Dinas Pertanian/ Ketahanan Pangan Dan Perikanan ( dpkpp ) Ponorogo angkat bicara.

Masun menuturkan hasil komunikasi dengan Bulog Ponorogo, diketahui bahwa harga gabah kering giling dari petani dihargai Bulog sebesar Rp.6.200/kg

“hamper 40 persen gabah kita itu dihasilkan di panen raya ini dan nanti di bulan juli atau agustus ada diangka 20-25 persen, bulan desember nanti sekita 10 persen. Untuk harga saya sudah menemui bulog harga yang diterima 6200 /kg” tuturnya, Jumat (17/3/23)

Masun, Kepala Dinas Pertanian/ Ketahanan Pangan Dan Perikanan Ponorogo (sumber: ponorogo.suara.com/dedi.s)

Masun menambahkan kenaikan harga saat ini merupakan sebuah keadaan yang abnormal, dimana seharusnya saat masa musim panen raya harga gabah dipastikan turun, namun malah naik.

“inikan abnormal ya, saat panen kan pasokan tinggi logikanya kan harga turun ini malah naik, kemungkinan banyaknya permintaan dari luar negeri, dikarenakan adanya krisis pangan di berbagai negara” ungkanya.

Baca Juga: Depot Pertamini di Deli Serdang Terbakar, 2 Motor Ludes dan Seorang Remaja Tewas

diketahui saat ini Kabupaten Ponorogo telah melaksanakan panen raya perdana di tahun 2023. dimana sudah 40 persen lahan pertanian atau 21 ribu 800 an  hektar lahan  di bumi reog panen raya pada bulan ini dan diperkirakan produksi 135 ribu 370 ton.

Load More