Ponorogo.suara.com – Petugas gabungan dari Polri, Satpol PP, TNI, menggelar razia pekat di Kelurahan mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Razia itu untuk mengantisipasi penyakit masyarakat jelang Ramadhan 1444 Hijriah.
Dalam kegiatan razia yag dilaksanakan selasa, (21/2/23) siang, petugas menyasar ke sejumlah kamar kost yang kerap dijadikan tempat kumpul pasangan kumpul kebo di Ponorogo.
Kapolsek Ponorogo Kota, Iptu Mohammad Mustofa Sahid menuturkan Ada tiga rumah kos yang dirazia oleh petugas gabungan. Hasilnya, petugas mengamankan sejumlah pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan tengah Bersama di kamar kos.
“Sebenarnya ada 3 pasutri yang tertangkap, jadi seharusnya 6 orang. Tapi ini satu orang kabur,” ujarnya
Dia menjelaskan, razia ini merupakan operasi penyakit masyarakat (pekat) untuk cipta kondisi. Di mana memang banyak laporan masuk dari masyarakat, bahwa ada kos-kosan yang bermasalah.
“Kami lakukan penertiban kos-kosan karena memang ada laporan masyarakat dan warga. Meresahkan, karena diduga kos-kosan sebagai tempat prostitusi dan asusila,” katanya.
Sementara, ketua RT 04 Kelurahan Mangkujayan, Adi Trisilo menjelaskan, bahwa warga sudah resah. Apalagi di Jalan Urip Sumoharjo ada salah satu kafe yang berijin untuk berjualan minuman keras beralkohol secara resmi.
Baca Juga: Semen Gresik Raih Predikat Gold Winner Kehumasan Terbaik Ajang PRIA 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'