Ponorogo.suara.com – Sulitnya mendapatkan siswa baru tingkat dasar membuat sejumlah Sekolah Dasar di Ponorogo, Jawa Timur terpaksa digabungkan atau regrouping pada tahun ajaran 2023/2024.
Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Nurhadi Hanuri menuturkan, Sedikitnya 8 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kabupaten Ponorogo bakal diregrouping atau digabungkan karena minimnya siswa yang hadir. Bahkan dalam hitungan nurhasi, jumlah siswa yang mengikuti proses belajar mengajar dari kelas 1 hingga kelas 6 angkanya dibawah 40 siswa.
Ke 8 SDN yang akan di gabung antara lain, SDN 2 Kertosari Babadan, SDN 2 Banyudono Ponorogo, SDN 3 Bangunrejo Sukorejo, SDN 1 Ngumpul Balong, SDN 2 Pelem Bungkal. Lalu SDN 3 Bedoho Sooko, SDN 5 Baosan Lor Ngrayun, SDN 6 Mrayan Ngrayun.
“8 sekolah itu akan digabungkan dengan sekolah terdekat. Memindahkan siswa yang di sekolah asal ke sekolah terdekat,” kata Nurhadi kepada ponorogo.suara.com jejaring media suara.com
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Pamuji mengatakan, rendahnya jumlah pelajar sekolah dasar di Ponorogo tidak hanya 8, dari data DPRD jumlah sekolah dasar yang jumlah muridnya di bawah 40 ada 72 SD, 8 diantaranya akan di gabungkan di tahun ajaran ini.
"Termasuk ini ada SD yang kelasnya kosong, misalnya kelas VI nya kosong, kelas V cuman 4 orang dan seterusnya. Sebetulnya kami sudah mengingatkan sejak 2 tahun yang lalu, untuk Kepala Sekolah dan Dindik untuk dipacu lagi sebelum mengadakan regroping," ujarnya usai menggelar RDP.
Politisi partai Nasdem ini mengaku, banyak Kepala Desa (Kades) yang tidak mau bila SD negeri di wilayahnya di tutup, dan siswa dipindahkan ke luar desa yang jaraknya lumayan jauh.
" Ini banyak aduan ke kami dari sekolah yang akan diregroping ini tidak mau bila SD nya ditutup. Karena anak-anak ini akan dipindahkan ke sekolah yang ada di luar desa. Barang kali ini bisa menjadi perhatian Dindik untuk regroping, siswa jangan sampai keluar wilayahnya," desaknya
Baca Juga: 4 Cara Menggunakan Hero Tigreal di Game Mobile Legends
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka